Walikota  Tandatangani MoU Dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial

PADANGSIDIMPUAN, SSOL-Walikota padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,S.H yang di damping Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan Sopian subri Lubis, S.Sos, M.Kes menandatangani kesepakatan bersama dalam hal penanganan dan pembinaan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kota Padangsidimpuan, di ruangan kerja walikota Padangsidimpuan, Senin (18/02/2019), jalan jenderal Sudirman No.01.

Bersama dengan 4 (Empat) Lembaga Kesejahteraan Sosial ( LKS ), yakni lembaga kesejakteraan sosial anak Muslimin Desa Ujung Gurap ( ketua Yayasannya H. Kemal Napitupulu ), Lembaga kesejahteraan sosial Anak (LKS A ) Al Ridho Al manna Kelurahan Lubuk manik ( Ketua Yayasannya Umar Pohan ), Lembaga Kesejahteraan usia lannut ( Panti Jompo ) Fajar Hidayah Kelurahan Lubuk Manik ( ketua yayasannya Zakaria Harahap ) dan Panti jompo Maarif Muslimin Kelurahan batang Ayumi Julu ( ketua yayasannya Amron Daula ).

Adapun isi dari kesepakatan tersebut antara lain : Pemerintah Kota Padangsidimpuan selaku pihak pertama berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam hal anak terlantar dan usia lanjut terlantar mengurangi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Berkaitan dengan program seratus hari kerjanya, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, S.H, Pelaksanakan penertiban penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Kegiatan tersebut tertuang dalam program bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Padangsidimpuan, yakni untuk mengatasi maupun meminimalisir anak gelandangan atau anak anak terlantar serta orang tua jompo / terlantar di lingkungan Kota Padangsidimpuan”, di sampaikan oleh Sopian Subri Lubis Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan saat di hubungi via telepon selulernya, Senin (18/02/2019).

Ia menambahkan bahwa, “Penandatanganan MoU tersebut, berkaitan dengan program seratus hari kerja Pak walikota, tujuan kegiatan ini guna kenyamanan, ketertiban serta keindahan kota yang kita cintai ini, “Pada MoU yang disepakati pihak yayasan bersedia menampung jika ada anak terlantar atau gelandangan, serta orang tua jompo juga terlantar yang tidak memiliki keluarga lagi. Jika nantinya terjaring dalam penertiban PMKS nantinya,” beber Sopian Subri Lubis.

Ditempat terpisah, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, S.H mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap mereka, fakir miskin dan anak terlantar adalah tanggung jawab negara, kita pemerintah daerah juga turut memberikan perhatian, dalam pembinaan serta penertiban agar mereka tidak terlantarkan” tutur Walikota Padangsidimpuan.

Martin Gabe