Sinabung Muntahkan Erupsi Terbesar

TANAH KARO Р Aktifitas Gunung Sinabung kembali meningkat sekitar pukul 08.55 wib pagi ini, Senin (19/2/2018) dengan posisi 4,9 km kearah selatan dengan ketinggian 5 km. Dengan posisi eropsi pagi ini menurut data diterima adalah erupsi terbesar dalam sejarah semenjak terjadi.

Gumpalan abu tebal tampak melambung tinggi akibat letusan Gunung Sinabung. Tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 5000 meter disertai suara gemuruh dan awan panas dengan jangkauan ke arah timur laut sejauh 3500 meter, dan ke arah selatan sejauh 4900 meter.
“Gunung Sinabung meletus besar pagi ini. Saya masih koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat,” kata Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya @Sutopo_PN pukul 09.13 WIB, Senin (19/2).

Spontan warga dan pengunjung langsung berhamburan ke tengah kota berastagi, untuk menyaksikan peristiwa Alam ini berhamburan ke luar rumah. Untuk sementara berita ini diterbitkan tidak ada korban jiwa. Dan informasi dari warga sigarang-garang dan Naman mengatakan warga yang sempat beraktifitas keladang terpaksa kembali pulang ke rumah masing masing. Dan kota berastagi sekitarnya terkena imbas abu sinabung.

Selain itu, Sutopo mengatakan bahwa tidak ada warga di sekitar area letusan. Namun letusan ini menaikkan status Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) Gunung Sinabung menjadi RED. Sebelumnya Gunung Sinabung meletus dan meluncurkan awan panas sejauh 4,6 kilometer pada 27 Desember 2017.(Avi)

Editor : Yeni Sitorus