Serap Aspirasi Masyarakat, Bupati Bogor Kembali Galakan Rebo Keliling

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin pada kegiatan Rebo Keliling (Boling) di Gedung Smesco Kp. Cipari Langoan RT 04/04 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua pada Rabu (16/1). FOTO: SSOL/Rakisa.

BOGOR, SSL– Program Rebo Keliling (Boling) Bupati/Wakil Bupati Bogor kembali digulirkan di  tahun 2019 yang merupakan agenda rutin untuk menjaring aspirasi dan permalahan, langsung dari masyarakat dan bisa ditindaklanjuti oleh OPD Pemkab Bogor.

Sebelumnya agenda tersebut sempat dijalankan oleh Bupati Rachmat Yasin kemudian terhenti hingga Bupati/Wakil Bupati definitif, Ade Munawaroh Yasin dan Iwan Setiawan dilantik.

Kali ini,  lokasi yang menjadi titik pertama kegiatan boling di Gedung Smesco Kp. Cipari Langoan RT 04/04 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua pada Rabu (16/1).

Dalam Boling perdana ini juga pasangan Ade Yasin beserta wakilnya Iwan Setiawan hadir langsung didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan ingin melanjutkan program milik kakaknya, Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin. Dia ingin lebih intens berinteraksi dengan masyarakat Kabupaten Bogor melalui program ini.

“Boling ini tidak lain untuk menjaring permasalahan langsung dari masyarakat,” kata Ade di lokasi Rabu (16/1).

Ade Yasin memaparkan program pancarsa yakni Bogor Membangun, Bogor Cerdas, Bogor Maju, Bogor Sehat, Bogor Berkeadaban.

Karsa Bogor Cerdas fokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru sekolah dan kepala sekolah, pemberian insentif guru madrasah dan paud, pemberian kartu bogor cerdas, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.

“Kita juga akan memberikan LKS secara gratis untuk mata pelajaran yang ada di ujian nasional bahkan di sekolah dan penambahan jam pelajaran agama,” ujarnya.

Untuk karsa bogor sehat, diantaranya akan difokuskan pada penggalakkan program bogor siaga dan call center khusus, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan layanan puskesmas, jaminan pelayanan kesehatan masyarakat miskin melalui kartu bogor sehat. selain fokus pada layanan kesehatan yang bersifat kuratif.

“Kita akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan saya minta Rumah sakit di Kabupaten Bogor tidak menolak masyarakat yang memiliki kartu Bogor sehat,” bebernya.

Masih menurut Ade Yasin, sedangkan karsa bogor maju, difokuskan pada penciptaan iklim investasi, pengembangan dan pengelolaan smart city, pembangunan cibinong business districk (cbd), memperkuat city branding, melaksanakan bogor expo sebagai event tahunan.

Kemudian mendorong produksi barang dan jasa yang berdaya saing, membangun layanan satu atap berkebutuhan khusus (masyarakat miskin), penanggulangan masalah pengangguran dan kemiskinan melalui balai latihan kerja bersitifikat, wirausaha pemula dan career center serta gerakan cinta dan beli produk lokal diantaranya beras carita makmur, penyediaan makan dan minuman khas bogor serta produk umkm di hotel hotel.

Serta pengembangan geopark pongkor dan desa wisata serta pemberdayaan petani dengan bantuan permodalan melalui kartu tani.

Sementara itu, karsa bogor membangun difokuskan pada pemantapan jembatan dan infrastruktur jalan dengan sistem betonisasi, penanganan titik kemacetan,  penanganan dan penataan kawasan kumuh.

“Kami Pemkab akan membantu memperbaiki jalan jalan rusak dengan bantuan keuangan dari saya pribadi dan mencoba menjalin kerjasama dengan para pengusaha untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Terakhir, Ade Yasin mengungkapkan karsa bogor berkeadaban, adalah program unggulan untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama, pelestarian seni budaya melalui festival seni budaya dan acara keagamaan, culture night, rebo berbahasa sunda,  serta menciptakan ketahanan moral melalui jum’at mengaji, program bedah pontren, program jumling, peningkatan kerukunan hidup umat beragama dan lain sebagainya. []