Sekdakab Tapsel Tutup Acara Jambore Literasi.

TAPSEL, SSOL- Dengan kegiatan Jambore Literasi diharapkan menumbuhkan minat baca, dengan membaca kita dapat membuka jendela dunia serta salah satu rahasia sukses untuk menjadi bangsa yang maju dan mandiri.

Ungkapan ini disampaikan Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution saat mewakili Bupati Tapsel untuk menutup Jambore Literasi Sumut Tahun 2018 di aula Sarasi 2 Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Sabtu (3/11/2018).

Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu yang diwakili oleh Sekda Tapsel Parulian Nasution dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Literasi Sumut harus mampu membaca tanda-tanda perkembangan zaman, ketika anda tidak mampu membaca tanda-tanda perkembangan zaman maka kita akan tertindas dan tertinggal oleh zaman, tuturnya.

Oleh karena itu dengan membaca kita dapat membuka jendela untuk melihat dunia dan menguasai dunia. Zaman era globalisasi hanya bisa dikuasai dengan banyak membaca, sehingga Informasi dan komunikasi dapat kita ketahui setiap saat dengan baik, tegas Sekdakab.

Indonesia yang tengah mengejar mimpi untuk menjadi negara maju, harus mendorong seluas-luasnya anak-anak sekolah untuk berkembang. Disinilah penggerak literasi berperan untuk menjadi bekal mengerahkan potensi yang ada. “Potensi dalam mengelola perpustakaan dan menggerakkan masyarakat untuk gemar membaca dan menulis. Kata literasi secara umum tanggapan masyarakat, bahwa literasi adalah sesuatu yang berkaitan dengan keinginan membaca dan menulis, karena disatu sisi fenomena gerakan literasi ini memang berupaya untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis masyarakat melalui berbagai program.

Sekda berharap kepada penggiat dan pejuang literasi tidak hanya melaksanakan jambore literasi dalam bentuk serimonial saja, tapi yg penting membuat program-program unggulan yang strategis yang lebih menantang, sehingga membaca menjadi kebutuhan utama dan membaca juga merupakan harga mati bagi literasi Sumut. Karena dengan banyak membaca daya nalar akan semakin tajam, ilmu makin bertambah dan derajat semakin meningkat, ungkap Drs.Parulian Nasution.

Kepala Dinas Perpustakan dan Arsip Provsu Ferlin H. Nainggolan mengucapkan terima Kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) khususnya Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu yang telah membantu secara totalitas sehingga acara Jambore Literasi I di Sumatera Utara berlangsung dengan sukses, “Ini adalah awal dari perjuangan kita bersama bahwa Jambore Literasi Sumut bukanlah akhir tapi ini adalah awal untuk Literasi yg berkesinambungan” ujarnya.

Sekretaris Formalindo Sumut Abdul Firman membacakan rencana aksi Provinsi, Kabupaten/Kota, gerakan Literasi Sumut Tahun 2019, adanya regulasi Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati diseluruh Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara tentang Literasi dan mendeklarasi gerakan literasi Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Diantaranya, terkait regulasi literasi, deklarasi, lanjutan jambore literasi, pembentukan Formalindo kabupaten/kota, forum komunikasi by teknologi (WA, FB, Email), rapat koordinasi untuk monitoring dan evaluasi.

Hadir dalam kegiatan, yakni Kaban Kesbangpol Hamdy S. Pulungan, Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Kadis Perpustakaan dan Arsip Tapse Ongku Muda Atas, Sekretaris Formalindo Sumut, Formalindo Kab/Kota se-Provsu, para pegiat literasi se-Provsu.

Martin Gabe