Sekdakab Tapsel Sambut Kafilah MTQ asal Provinsi Maluku Utara Dengan Pakaian Adat Tapsel

Tapanuli Selatan. SSOL–¬†Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Parulian Nasution sambut kedatangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) asal Provinsi Maluku Utara dengan pakaian adat Tapsel di Bandara Kualanamu International, Kamis (4/10/2018) malam. Yang nantinya kafilah tersebut akan mengikuti MTQ ke XXVII tingkat Nasional tahun 2018, di Provinsi Sumatera Utara, Medan.

Kafilah asal Provinsi Maluku Utara dipimpin oleh Kepala Biro Kesra Setdaprov Maluku Utara Dihir Bajo bersama dengan Kabid Bimas Islam Kemenag Provinsi Maluku Utara Ibrahim Muhammad, kedatangan mereka disambut oleh Sekda Tapsel Parulian Nasution, Kadis Dukcapil Provsu Ismail Sinaga, Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdy S. Pulungan, Kabag Kesra Setdakab Tapsel Solahuddin dan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Tapsel Isnut Siregar di Bandara Kualanamu International.

Ditandai dengan pengalungan karangan bunga oleh Sekdakab Tapsel Parulian Nasution kepada Kepala Biro Kesra Setdaprov Maluku Utara Dihir Bajo dan sekaligus pemberian cindera mata berupa kain tenun Tapsel dan pemasangan pin MTQ Tingkat Nasional ke XXVII Tahun 2018 oleh Sekda Tapsel Parulian Nasution dan Kadis Dukcapil Provsu Ismail Sinaga, dalam penyambutan kafilah tersebut.

Sekdakab Tapsel Parulian Nasution mengucapkan, selamat datang di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kabupaten Tapanuli Selatan. “Semoga rombongan kafilah tiba di daerah kami dalam kondisi sehat wal afiat, sehingga nantinya dapat mengikuti perlombaan MTQ ini dengan baik, saya pun mohon maaf apabila dalam penyambutan kami terdapat kekurangan, tuturnya.

Sementara Kepala Biro Kesra Setdaprov Maluku Utara Dihir Bajo menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas sambutan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) khususnya Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah menyambut kedatangan kafilah kami ini dengan begitu ramah, tuturnya.

Adapun Kafilah MTQ asal Provinsi Maluku Utara yang ikut sebanyak 50 orang, terdiri dari 31 peserta, 4 pelatih dan 15 orang pendamping dan tiba di Medan dalam keadaan sehat wal afiat, meski dalam menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam dengan menggunakan pesawat sri wijaya air, terangnya.

Martin Gabe