Sejumlah Petugas Medis Terpapar Covid-19,DPRD Asahan akan Gelar RDP dengan  Para Stockholder 

Kisaran,SSOL.Com – Sejumlah stockholder yang ada di Kabupaten Asahan akan diundang Ketua DPRD Asahan, Baharuddin Harahap.Undangan ini berkaitan dengan pernyataan bahwa beberapa tenaga kesehatan di Kabupaten Asahan telah terpapar virus corona.

Baharuddin mengatakan undangan itu nantinya akan ditujukan kepada Dinas Kesehatan Asahan dan juga manajemen RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran.Pertemuan antara DPRD Asahan dan stakeholder akan dilakukan dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Baharuddin mengungkapkan,hal tersebut dilakukan untuk mencari pemecahan dari masalah setelah ditemukannya sejumlah tenaga kesehatan dinyatakan positif covid-19. Menurutnya,fakta tersebut  sudah merupakan kewajiban bagi pihak legislatif untuk menindaklanjuti persoalan dan mencari solusinya.Penjelasan tersebut disampaikan Baharuddin kepada awak media Selasa (13/10).

Direncanakan nantinya komisi yang ada di DPRD Asahan yang akan memfasilitasi pelaksanaan  RDP tersebut.Burhanuddin berhara pertemuan itu bisa meminimalisir keresahan warga akibat adanya sejumlah tenaga kesehatan yang positif covid-19 di Rumah Sakit Umum milik Pemkab Asahan itu.

“Hal itu bertujuan agar menimbulkan kembali kepercayaan publik bahwa tenaga kesehatan yang berada di Kabupaten Asahan terbebas dari covid-19, sekaligus memberikan antisipasi,”papar Baharuddin.

Meski tidak seluruhnya tenaga kesehatan di RSUD HAMS Kisaran yang terpapar virus corona, malahan sebagiannya  sudah sembuh, politisi Partai Gerindra itu menyarankan ada baiknya isolasi mandiri berlaku bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit tersebut.

Ditambahkannya bahwa hal Itu dilakukan sebagai langkah antisipatif  akan timbulnya kluster-kluster baru sekaligus sebagai upaya  memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Asahan,Rahmat Hidayat Siregar sebelumnya telah menyebutkan, sejumlah tenaga kesehatan di RSUD HAMS Kisaran telah terpapar virus corona.Walau demikian pelayanan di rumah sakit umum milik Pemkab Asahan itu tetap berjalan seperti biasa.

Menurutnya, kebijakan itu dilakukan, sebab sebagian tenaga kesehatan yang terpapar sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali bertugas.Enam sudah sembuh, dan mereka sudah bisa beraktivitas seperti semula untuk bisa beri pelayanan kepada masyarakat.

Rahmat menegaskan walau sejumlah tenaga medis ada yang telah terpapar, pelayanan  RSUD HAMS  tetap berjalan seperti sedia kala. Ketua Gugus Tugas telah  mengeluarkan kebijakan, tenaga kesehatan di Puskesmas, terutama yang masuk wilayah zona hijau bisa diperbantukan ke rumah sakit umum, untuk menutup kekurangan tenaga kesehatan yang terpapar.

Rusli E Sitorus