RSU Hadrianus Sinaga Pangururan Membutuhkan Dokter Spesialis

Pangururan, SSOL– Bupati Samosir Rapidin Simbolon hingga saat ini telah melakukan upaya agar RSU Hadrianus Sinaga yang berlokasi di Pangururan memiliki dokter spesialis bedah,  baik melalui kontrak kerja maupun melalui manajemen RSU untuk bekerjasama dengan beberapa universitas kedokteran yang ada di Indonesia.

Bahkan melalui tes penerimaan CPNS pun sudah saya lakukan, tapi sampai sekarang belum ada yang berminat, ujar Bupati Rapidin bersama Kadiskominfo Samosir Rohani Bakara dalam penjelasannya, Senin (14/10).

Minggu lalu pun, ujar Rapidin yang melakukan konfirmasi ke rumah sakit itu, pihak RS melalui direktur nyatelah melakukan upaya ke Kemenkes untuk tindak lanjut pendayagunaan dokter spesialis yang akan ditugaskan di RS Hadrianus Sinaga.

Bupati Rapidin Simbolon – Juang Sinaga yang akan maju sebagai bupati periode berikutnya, bersama Rohani Bakara meninjau langsung ke RS untuk meminta keterangan terkait penanganan seorang pasien Ibu SS yang mengalami lakalantas, Sabtu lalu.

Pihak RS menjelaskan  bahwa, saat Pasien ibu SS tiba di RS dalam kondisi luka robek di pelipis mata sebelah kiri, luka di bibir atas dan luka robek di kelopak mata sebelah kanan.

Pasien langsung ditangani dr Eko dan tindakan medis dilakukan sesuai SOP.
Namun untuk luka di pelipis mata sebelah kiri agak dalam dan sampai ke tulang. Tentu dibutuhkan tindakan operasi kecil yang harus dilakukan dokter spesialis bedah.

Berhubung dr Eben selaku dokter spesialis bedah yang bertugas di RSUD Hadrianus Sinaga hanya bertugas Senin – Kamis ( sesuai kontrak ) sedangkan Jumat – Minggu tugas di RSUD Sidikalang. “Memang beliau ASN di sana”, ujar Rohani.

Semoga RSUD Hadrianus Sinaga dapat kuota dan kita tak henti- hentinya berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki dokter spesialis full-tim. Mari kita bawa dalam doa, harap Rohani mengajak warga Samosir.

Efendy Naibaho