Program Sembako Kementerian Sosial Bantu Ekonomi 

Tanjungbalai,SSOLCom-Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/ Sembako bantu ekonomi masyarakat kurang mampu yang tergabung didalam Kelompok Usaha Jasa Bersama Elektronik Warung Gotong Royong (KUBE JASA E-WARONG).

Hal ini sesuai dengan keterangan salah satu Pengurus KUBE JASA E-Warong Keluarga Harapan Ibu Inah Sinaga,yang beralamat dijalan Mesjid Lingkungan VIII Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Sesuai dengan pelaksanaan Program Bantuan Sosial BPNT/Sembako yang dilaksanakan untuk bulan Mei di Kube Jasa E-warong Keluarga Harapan selama ini telah menyalurkan beras sebanyak 12 kg, kacang hijau 1/2 kg, telur ras 1 papan, kurma 1/4 dan kentang 0,6 Kg.

Hal ini Sesuai Pedoman Umum Sembako Tahun 2020,dimana telah ditentukan bahwa Bantuan Sosial BPNT / Sembako dengan Nilai Rp.200.000,- dengan sistem transaksi belanja atau jual beli, dengan 4 item yang telah ditentukan, yaitu karbohidrat yang meliputi beras,jagung,sagu, protein meliputi ayam,telur dan daging, kemudian kacang-kacangan seperti kacang hijau,kacang tanah, dan sumber vitamin seperti sayur dan buah.

Menurut Inah Sinaga, mereka selaku Pengurus Kube Jasa E-Warong berjumlah 10 orang yang menjadi Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang notabenenya Masyarakat tidak mampu,kami melayani peserta PKH dan BPNT lebih kurang 200 orang dalam setiap bulannya, dimana penjualan bahan-bahan yang kami jual atau kami salurkan sesuai Pedum yang berlaku dan selisih harga tersebutlah menjadi keuntungan kami,untuk dibagi kepada 10 orang pengurus, dan menurutnya keuntungan yang mereka mereka gunakan untuk menutupi kebutuhan mereka sehari-hari seperti bayar listrik dan kebutuhan lainnya.

“kami berterimakasih kepada pemerintah yang telah menjadikan kami pengurus kube jasa e-warong,dimana kami bisa berusaha untuk berdagang,dan bisa menjadi penyalur untuk bantuan BPNT atau Sembako, dimana keuntungan bisa kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kami seperti bayar listrik dan lain-lain, bukan untuk mencari kaya”. Inah Sinaga (Kamis/14/05/2020)

Sementara itu berdasarkan konfirmasi dengan Koordinator PKH Zulham Efendi,S.Sos.I,bahwa Peserta PKH yang menjadi Pengurus Kube Jasa E – Warong sebanyak 150 orang yang semuanya adalah ibu-ibu rumah tangga penerima PKH, mereka tergabung pada 15 Kelompok Kube Jasa E Warong yang tersebar di 6 Kecamatan Se-Kota Tanjungbalai.

Dan menurut Zulham dengan adanya E-Warong Kube Jasa, Pemerintah telah membantu masyarakat Penerima PKH dalam bentuk program usaha, dan jika memungkinkan diharapkan kepada pemerintah untuk bisa membantu dalam bentuk pemberdayaan kelompok dan perorangan guna mengangkat penghasilan sehingga meraka dapat berdaya dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

“kita harapkan pemerintah bisa membantu dalam bentuk program lain , baik dalam bentuk program usaha dan bentuk program pemberdayaan lainnya dengan sasaran penerima PKH, sehingga mereka bisa terangkat ekonominya untuk berpenghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarga mereka”.kata zulham menutup pembicaraannya kepada SSOL.

Hermansyah Caniago.