PPDP Sambangi Rumah Isnan Dalam Rangka Gerakan Nasional Coklit

PADANGSIDIMPUAN | KPU dalam gerakan Nasional pencocokan dan penelitian (Coklit) di daerah penyelenggara Pilkada 2018, Sabtu (20/1/2018) melalui petugasnya  PPDP (Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih) Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, menyambangi rumah keluarga   M Isnandar Nasution S.Sos (mantan wakil walikota Padangsidimpuan) yang juga salah Balon Walikota periode 2018-2023, untuk menjadi orang pertama yang dikunjungi.

Coklit yang diselenggarakan selama sebulan, mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018. Pada hari pertama, KPU memang menyasar ke kediaman tokoh-tokoh lokal. “Kami menyisir tokoh lokal maupun kaliber nasional untuk dicoklit. Di sini ada Bapak H Isnandar Nasution, sebut Komisioner KPU saat mendampingi petugas PPDP untuk mendata di rumah Isnandar.

Sementara Ketua PPS Kelurahan Ujung Padang Sunardi menjelaskan,  Petugas PPDP di Kelurahan Ujung Padang sebanyak 25 orang sama dengan jumlah Tempat pemungutan suara (TPS). Nantinya dalam sehari coklit serentak di kelurahan Ujung Padang satu petugas PPDP ditarget minimal mencoklit lima rumah.

” Petugas PPDP melakukan verifikasi data pemilih agar sesuai syarat. Misalnya, petugas dapat mencoret warganya yang masih aktif sebagai anggota TNI/Polri dari daftar pemilih,”tukasnya.

Sementara, H M Isnandar Nasution S.Sos yang di dampingi istrinya  Mestika Sari Harahap, mengatakan sangat berterima kasih atas kunjungan pertama petugas ke PPDP ke kediamannya, ini adalah salahsatu contoh dalam mensukseskan Pilkada serentak Tahun 2018 dalam hal ini Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Walikota dan wakil Walikota Padangsidimpuan, saya pribadi sangat mengapresiasi hal ini,”ujarnya.

M Isnandar Nasution, S.Sos yang juga mantan Wakil Walikota periode 2012-2017 menambahkan “Prinsipnya, data pemilih harus mutakhir, valid dan komprehensif. Untuk itu masyarakat diharapkan menyiapkan KTP elektroniknya saat petugas PPDP melaksanakan coklit agar data pemilih nantinya falit,” ujarnya (Jaker)

Editor: Roem Nasution