Ratusan Ribu Anak Anak di Sumut Terindikasi Narkoba, Pempropsu Akan Bangun Pusat Rehab Narkoba Terbesar Diseluruh Indonesia

Medan.SSOL.Com-Pengurus Lembaga Anti Narkotika ( LAN ) Sumut ber audensi ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Utara, Senin 13 Desember 2021.

Rombongan pengurus LAN Sumut diterima Kepala Badan Kesbanglinmas Syafruddin,SH.Mhum.  Maksud dan tujuan adalah selain memperat tali silaturahmi juga mensinergikan serta mengkolaborasikan segala kegiatan dan program kerja antara LAN dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Sumatera Utara,

Ketua LAN Sumut apt.Razoki Lubis, S.Si M.Kes M.Biomed menyatakan bahwa  program Sumut Bersinar (Bersih Narkoba) dan Bermartabat.sehingga bisa mencapai tujuan yang maksimal serta yang telah ditetapkan sesuai dengan tupoksinya masing-masing, ujar Razoki saat pertemuan.

Ketua LAN Provinsi Sumatera Utara Bpk apt.Razoki Lubis, S.Si, M.Kes, M.Biomed di dampingi  pengurus  Dedy Lesmana Lubis Kabid. SDM, Rony Abdillah Wakil Bendahara serta Drs.W Kaban sebagai Kabid. humas.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Sumatera Utara Bpk Safruddin, SH, M.Hum saat menerima Pengurus LAN Sumut di ruang kerjanya, menerima baik serta berterima kasih telah mau bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Utara,  beliau juga berjanji akan mengupayakan dan melibatkan serta mensinergiskan kegiatan serta program LAN dan Program Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sesuai dengan tupoksinya masing masing dikarenakan bahwa Pencegahan Penggunaan Narkoba adalah menjadi tugas seluruh lapisan masyarakat yang terdiri berbagai elemen seperti partai politik, ormas, LSM serta komunitas komunitas lainya, ujar Syafruddin

Syafruddin  juga menyampaikan Program Pemerintah Sumut dalam mempersempit pencegahan penggunaan narkoba di Thn 2022 adalah membangun pusat Rehabilitasi yang terbesar seluruh Indonesia dan bertaraf Nasional dan punya standar khusus dengan kapasitas 1000 tempat tidur, tentunya hal ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak serta steakholder terkait sehingga ini bisa terwujud dengan baik dan tepat waktu, hal ini dibuat tentunya untuk mengantisipasi pemakai narkoba yang makin hari makin banyak. Hal ini sesuai dengan pernyataan Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari beberapa bulan lalu bahwa Sumatera Utara adalah merupakan daerah peringkat pertama pecandu narkoba terbanyak yang sebelumnya menduduki peringkat ke tiga setelah DKI dan Sumatera Selatan.

Selanjutnya pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumut berencana juga untuk membangun sekolah khusus Rehabilitasi, dimana bagi pelajar yang sedang menjalani rehabilitasi dan pecandu narkoba akan melanjutkan sementara pendidikannya di sekolah tersebut sehingga ketika sudah selesai direhab kembali ke sekolah masing masing tidak tertinggal pelajaran dengan kawan kawan yang lain sesuai dengan kurikulum yang sudah ditetapkan pihak yang berwenang, ujar Syafrufdin

Karena disinyalir bahwa anak anak di Sumatera Utara saat ini kisaran 200 ribu sampai 300 ribu orang terindikasi sudah pecandu Narkoba.
Ini adalah masalah bersama sehingga masalah ini harus kita cari solusinya bersama pula dan tidak mungkin dikerjakan oleh satu pihak,sehingga tercapai *Sumut bersinar dan bermartabat,* demikian beliau mengakhiri arahan kepada Pengurus Lembaga Anti Narkotika Sumatera Utara

Dedy Lesmana.

LEAVE A REPLY