Ops Patuh Toba 2019, Polres Langkat Keluarkan 1.668 Tilang

Stabat, SSOL-Sedikitnya, 1.668 lembar tilang dikeluarkan Sat Lantas Polres Langkat, selama 14 hari (Kamis 29/8 s/d Rabu 11/9) dilaksanakan Operasi Patuh Toba 2019 di wilayah hukum Polres Langkat. Disamping itu, personil Sat Lantas melakukan 518 teguran terhadap pengendara..

“Angka ini mengalami penurunan dari tahun 2018 kemarin yang mencapai 1.958 tilang dan 721 teguran. Jadi mengalami penurunan sekitar 30 persen,” beber Kasat Lantas Polres Langkat AKP Hendrik Fernandes Aritonang, SIK saat ditemu Metro24Jam di ruang kerjanya, Sabtu (14/9) sekira jam 13.30 WIB.

Lebih lanjut, AKP Hendrik Fernandes Aritonang, SIK menjelaskan, dari jumlah pengendara kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran tersebut, jumlah pelanggaran terbanyak dari segi kelengkapan surat-surat, disusul dengan alat pengaman berkendara, kemudian melawan arus lalu lintas dan pengendara dibawah umur.

“Untuk laka lantas, tahun ini ada tiga kejadian, korban luka ringan 1, luka berat 0 dan korban meninggal dunia 2 orang. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, yakni luka ringan 1, luka berat 0 dan meninggal dunia 4 orang. Kerugian meteril ditaksirkan sekitar Rp 3,7juta,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK, melalui Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Hendrik Fernandes Aritonang, SIK menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi pengendara agar melengkapi surat-surat kendaraan.

“Patuhilah peraturan lalu-lintas, jangan ugal-ugalan dan jangan mengemudikan kendaraan baik roda dua maupun roda empat dalam keadaan mabuk, serta tetap jaga keselamatan berkendara,” imbau Kasat Lantas

Disamping itu, pria yang pernah bertugas sebagai Kasat Lantas di Polres Asahan ini juga menyampaikan, bahwa Ops Kepolisian Terpusat Patus sudah selesai dilaksanakan, bukan berarti penindakan atas pelanggaran juga selesai. “Kita mau semua masyarakat tetap selamat dalam berkendara,” pungkas Kasat yang ramah tersebut.

Ahmad