Mau Jual Ganja ke Riau, Warga Aceh Tamiang Nyangkut di Polres Langkat

Stabat, SSOL-Warga Dusun Rahmat, Desa Rahmat, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi NAD, Arif Rizal (53) diamankan Sat Res Narkoba Polres Langkat, Senin (7/10) jam 07.30 WIB. Penangguran ini ditangkap petugas saat hendak mengantarkan 10 kg ganja ke daerah Kandis, Riau.

Penangkapan tersangka Rizal berawal dari laporan yang diterima pihak kepolisian, bahwa akan ada seorang lelaki yang membawa narkotika jenis ganja dari Aceh menuju arah Medan dengan menumpangi Bus Kurnia BL 7787 PB.

Hal itu disampaikan Kasat Res Narkoba Polres Langkat, AKP Adi Haryono kepada metro 24 jam, Senin (7/10) siang. “Ganja tersebut milik tersangka Rizal. Rencananya mau diantarkan ke daerah Kandis, Riau,” jelas Kasat Narkoba.

Atas informasi tersebut, Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono SH beserta Team Opsnal Unit I Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan. Selanjutnya, petugas memonitor bus Kurnia yang sesuai dengan plat nomor polisi yang diinformasikan, melintas di sekitaran Jalan Medan – Aceh, tepatnya di Desa Kwala Begumit Stabat.

Kemudian tim opsnal melakukan pemberhentian terhadap bus tersebut dan dilakukan pemeriksaan terhadap seorang lelaki dengan gelagat yang mencurigakan dan dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan barang bawaannya.
Dari hasil penggeledahan tersebut, tim opsnal menemukan di dalam tas ransel milik tersangka Rizal 10 ball berlakban warna coklat yang berisi daun ganja kering.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku ganja tersebut dibelinya dari warga Lhokseumawe seharga Rp700 ribu. “Penangkapan kali ini bukan kurir. Tapi bisa dibilang bandar. Sebab, tersangka mau menjualnya ke Riau seharga Rp1,7 juta,” lanjut Kasat Narkoba.

Selain ganja, polisi juga menyita 1 tas ransel warna hitam untuk mengangkut ganja tersebut dan 1 telepon genggam warna biru hitam. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Langkat, petugas juga sedang melakukan pengembangan lebih lanjut,” pungkas AKP Adi Haryono.

Ahmad