MASYARAKAT SAMOSIR PALING TINGGI MENIKMATI LISTRIK DI SUMATERA UTARA

Pangururan, SSOL – Berdasarkan data BPS, sampai akhir Maret 2019, masyarakat Samosir yang telah menikmati listrik sebesar 98,45%.

Pada kurun waktu yang bersamaan, masyarakat di Provinsi Sumut mencapai 97,30% dan Nasional mencapai 98,00%.

Dari data ini, pada tahun 2019 berkat dukungan PT. PLN Sumut, dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan, tahun 2019 sedang dikerjakan pembangunan listrik desa di 5 kecamatan (15 desa/dusun).

Selanjutnya, dalam TA.2019 ESDM Provsu bekerjasama dgn PT PLN telah memberikan sambungan pemasangan listrik gratis bagi 100 RT yang tergolong kurang mampu yang tersebar di 5 kecamatan yang saat ini sedang dikerjakan.

Bila kedua program tersebut selesai pada akhir 2019 (perluasan jaringan listrik desa serta sambungan gratis bagi 100 RT miskin), maka persentase masyarakat yang dapat menikmati listrik minimal mencapai 99,00%.

Pemkab Samosir terus berupaya, agar masyarakat yang belum menikmati listrik terutama di dusun-dusun yang belum dapat dilalui roda 4, akan diupayakan langkah – langkah konkret.

Langkah konkretnya, dukungan dana desa untuk membuka akses jalan agar dapat dilalui roda 4.

Bagi yang belum tersambung listrik PT PLN di dusun-dusun yg terpencil (belum dapat dilalui roda 4) akan diupayakan melalui PLTS.

Untuk itu, para kepala desa agar lebih responsif dengan masyrakat kita utamanya yang berada di dusun yang belum bisa di lalui roda 4.

Sebagai perbandingan capaian pelayanan listrik pada 7 kabupaten se’kawasan Danau Toba, rinciannya adalah Kabupaten Samosir 98,45%,
Taput 98,24%, Tobasa 98,07%, Dairi 97,44%,
Karo 97,14%, Humbahas 97,20% dan Pakpak Bharat 94,66%.

Dari 7 kabupaten di Kawasan Danau Toba, dapat tergambar bahwa persentase masyarakat Samosir paling tinggi yang telah menikmati listrik.

Efendy Naibaho