Mafia Merajalela, Nelayan Kecil Sulit Dapatkan BBM Bersubsidi

Tanjungbalai,SSOL.COM-Kondisi Nelayan kecil di Kota Tanjungbalai semakin terjepit, pasalnya mereka sulit Mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM)  Subsidi untuk melaut saat menangkap ikan.
Persoalan ini mengusik hati Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nelayan Nusantara Center (NNC) Irwansyah Siregar, menurutnya kesulitan atau kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar diwilayah Kota Tanjungbalai dan asahan disebabkan bebasnya mafia – mafia BBM melakukan bisnis ilegal.(Rabu/11/12/2019).
“kelangkaan dan kesulitan nelayan kecil mendapatkan jatah minyak solar bersubsidi disebabkan oleh bebasnya mafia BBM melakukan bisnis ilegalnya” ujarnya.
Irwan menambahkan “bahwa hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya berlalul-lalang kapal-kapal pengangkut bbm ilegal yang membeli bbm diluar harga het dan menjualnya kembali dengan harga yang sangat tinggi kepada kapal – kapal industri, yang mana tidak sesuai dengan UU Migas No 21 Tentang Minyak dan gas bumi dan Perpres No 191 Tahun 2014 tentang ketentuan kapal nelayan yang boleh memperoleh BBM bersubsdi dan ini sepertinya monopoli bbm bersubsidi dikuasai oleh mafia bbm, sehingga  nasib nelayan kecil termarjinalkan”.ungkap Irwan kepada SSOL.COM
Dan ditambahkan irwan “Hal ini sudah berjalan sepanjang tahun seakan tidak mampu tersentuh hukum, kami minta pemerintah pusat yakni Bapak Jokowidodo dapat mencurahkan perhatiannya kepada nasib nelayan Kota Tanjungbalai”.tandas irwan.
Sementara itu Kapolresta Tanjungbalai AKBP.Putu Yudha Prawira.SIK.SH.MH yang dikonfirmasi melalui via Whatsap mengatakan akan menindak apabila ada pelanggaran hukum.
“kami akan tindak apabila ada pelanggaran hukum,” jawabnya membalas pesan whatsap.
Hermansyah Caniago