Ketua DPD KNPI Tanjungbalai Minta Polres Segera Proses Kasus Pencabulan Yang Menyangkut Kadis BKD 

Tanjungbalai, SSOL.Com-Ketua DPD KNPI Tanjungbalai Zulham Effendi,S.Sos.I, S.H meminta Polres Tanjungbalai untuk segera memproses kasus dugaan pencabulan yang menyangkut Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) AH.

Hal ini diminta Zulham kepada Polres, dalam rangka menyelamatkan harga diri DPD KNPI Tanjungbalai sebagai pelapor sekaligus sebagai korban pencabulan adalah Pengurus DPD KNPI Tanjungbalai Rina Astati Lubis,SH yang juga merupakan seorang Advokad.

“kami berharap Polres Tanjungbalai segera menindaklanjuti laporan Saudari Rina Astati Lubis,S.H yang merupakan Pengurus DPD KNPI Kota Tanjungbalai, dan ini menyelamatkan harga diri Organisasi, saudari Rina yang diduga telah dihina dan dicabuli oleh kepala OPD Tanjungbalai, ketika beliau sedang melaksanakan tugasnya sebagai penasehat hukum bagi kliennya”, tegas zulham.

Ditambahkan zulham, prinsipnya kepala OPD tidak boleh semena-mena, apalagi kepada seorang perempuan, sikap dan tindakan ini sungguh tidak pantas dan sangat memalukan.

“prinsipnya sebagai kepala OPD seharusnya bersikap koperatif dan tidak boleh semena-mena, apalagi kepada seorang perempuan, maka sikap dan tindakan kepala OPD tersebut sangat tidak pantas dan sangat memalukan”. kata zulham menambahkan di Kantor DPD KNPI Tanjungbalai saat melakukan Gotong Royong dan pengecetan Kantor. (Minggu,14 Agustus 2022).

Berdasarkan keterangan Rina, kepada SSOL, dirinya menjumpai AH selaku Kepala BKD dalam rangka sebagai Penasehat Hukum, yang sedang menjalankan tugas dan profesinya yang kebetulan berhubungan dengan BKD.

Namun kejadian sungguh tidak disangka, ketika bertemu dengan AH dirinya mendapat perkataan kasar dan AH menggunakan kedua tangannya untuk mendorong Rina, sehingga tangan kiri AH tepat berada di payudara saudari Rina.

Rina yang juga Ibu Bhayangkari telah melaporkan perbuatan pencabulan tersebut ke Mapolres Tanjungbalai dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STPL/142/VII/2022/SPKT/RESTJB tertanggal 15 Juli 2022.

Dari STPL tersebut pelaku pencabulan tersebut di laporkan Tindak Pidana Pencabulan dan Penghinaan sebagaimana yang terdapat pada Pasal 311 dari KUH Pidana dan 281 dari KUH Pidana.

Pada STPL tersebut juga disebutkan bahwa lokasi kejadian di Kantor BKD Kota Tanjungbalai Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai, pada hari Jum’at tanggal 15 Juli 2022,pukul 11.10 wib.

Hermansyah Caniago

LEAVE A REPLY