Kabupaten Asahan dan Daerah Lainnya Diberi Peluang Raih Penghargaan Paritrana Award

Kisaran, SSOL.Com– Pemerintah Pusat sejak 3 tahun lalu telah memberikan peluang kepada pemerintah daerah untuk meraih penghargaan jaminan sosial Ketenagakerjaan yang disebut Paritrana Award.

Tahun 2020 penganugerahan kembali digelar dalam rangka mendukung penuh implementasi dan tertib administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Kisaran, Zeddy Agusdien mengutarakan hal itu.Dia sangat berharap pemerintah daerah kabupaten maupun kota di wilayah kerjanya meliputi Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu dapat berpartisipasi dan menjadi peserta dalam penganugerahan jaminan sosial tersebut.

“Kantor cabang Kisaran tentunya berharap pemerintah daerah di wilayah kerja kita dapat mengikuti Paritrana Awards ini,” ujarnya di gedung BPJAMSOSTEK,di Kisaran Asahan,Kamis (19/11) .

Zeddy memaparkan,proses penilaian akan dilaksanakan awal tahun 2021.Selanjutnya diteruskan dengan proses seleksi lanjutan hingga penyerahan Piala Paritrana yang rencananya akan diserahkan oleh Presiden/Wakil Presiden Republik Indonesia.

Sejumlah  kategori yang dinilai sama dengan periode penganugerahan pada tahun sebelumnya Hanya kali ini penyelenggara melibatkan tim penilai yang merupakan perwakilan dari Pemerintah, Ahli Jaminan Sosial, Ahli Kebijakan Publik, Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Unsur Pengusaha, Unsur Serikat Pekerja dan BPJAMSOSTEK.

Sebelumnya, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis, mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan perusahaan peserta yang  telah berhasil meraih Paritrana Award pada tahun sebelumnya dan berharap dapat mempertahankan gelar yang sudah diterima.

Periode penilaian untuk penghargaan ini diambil dari awal Januari sampai dengan penghujung tahun 2020. Proses penilaian dilakukan dalam beberapa tahap, dan nantinya akan dilakukan wawancara bagi kandidat yang dinyatakan lolos pada seleksi penyisihan. Pada tahun ini kriteria penilaian ditambahkan indikator perlindungan relawan covid-19 sebagai bagian perlindungan pekerja rentan.

Dirinya menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun, jumlah partisipasi kandidat penerima Paritrana Award selalu meningkat. Pada tahun 2019 saja jumlah total tercatat sebanyak 365 kandidat.

Paritrana Award ini merupakan inisiasi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenko-PMK RI bersama BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Tujuannya adalah untuk memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha yang dinilai telah mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik.

Ilyas Lubis berharap  Paritrana Award ini dapat menjadi pemicu semangat yang memotivasi semua pihak dan menjadi perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia.Semiga hal itu dapat segera terwujud.

Rusli E Sitorus