Jumlah Penerima Bansos Turun Drastis Tahun 2019, Bupati Apresiasi Kerja PKH Batubara

Batu Bara, SSOL.COM- Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP, menyampaikan pada tahun 2019, masyarakat miskin di Kabupaten Batu Bara berkurang sebanyak 2822 keluarga atau setara 11.200 jiwa.

Sebanyak 2.822 kepala keluarga menyatakan keluar dari status kemiskinan dan tidak bersedia atau mundur sebagai penerima bantuan PKH atau bantuan non tunai bersyarat dari pemerintah,” ujar Zahir saat acara pembukaan HUT Ke-13 Kabupaten Batubara, di Kecamatan Lima Puluh, Kamis (5/12/2019).

Dalam kesempatan ini Zahir juga menyampaikan apresiasi atas kinerja dan prestasi yang telah ditorehkan oleh SDM pelaksana PKH Kabupaten Batu Bara.

“Secara khusus dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Mukhrizal Arif, M.Pd.I yang telah berhasil membantu pemerintah menekan angka kemiskinan di Kabupaten Batu Bara dengan menggraduasi 2822 keluarga secara mandiri. Atas capaian ini PKH Batu Bara menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Utara dan beberapa waktu lalu PKH Batu Bara juga masuk nominasi 15 besar terbaik dari 514 kabupaten/kota se Indonesia. Selamat pak Arif”, tutup Zahir, disambut tepuk tangan meriah.

Di tempat yang sama, Mukhrizal Arif, M.Pd.I, Koordinator PKH Kabupaten Batu Bara, saat dimintai keterangan oleh pewarta menjelaskan bahwa capaian graduasi sejahtera mandiri sebanyak 2822 keluarga ini merupakan hasil dari proses panjang sejak Februari 2019.

Dikatakannya, Graduasi merupakan bagian dari proses bisnis PKH. Melalui pemutakhiran data sosial ekonomi, diketahuilah kondisi riil sosial ekonomi KPM PKH apakah sesuai dengan kriteria kemiskinan yang telah ditetapkan dalam Kepmensos 146/HUK/2013. Bagi yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka Pendamping PKH melakukan pendekatan personal kepada KPM, agar bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH, yang diikuti dengan penandatanganan Surat Pernyataan Mengundurkan Diri, jelas Arif.

Saat ditanya harapan dan target ke depan, Arif menjelaskan bahwa harapan terbesar pendamping sosial adalah jika berhasil melaksanakan tugasnya mengentaskan kemiskinan.

“Sebagai pendamping sosial, tentu harapan besar kami adalah berhasil mengentaskan kemiskinan khususnya di Kabupaten Batu Bara. Yang lalu di pelantikan DPRD, Bupati menargetkan bahwa tahun 2024 Batu Bara terbebas dari orang miskin, maka untuk itu PKH Batu Bara memposisikan diri sebagai barisan terdepan dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk beriringan dalam satu nafas dan langkah mengentaskan kemiskinan. Tidak mudah bang, tapi juga bukan mustahil jika bersama, tutup Arif.

Suhendrik