Jelang Imlek Bursa Efek Indonesia

MEDAN – Menjelang perayaan tahun baru imlek, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sepi dan landai. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini ditutup turun tipis sebesar 2 poin atau sebesar 0,04% pada level 6.591.

Level tertinggi IHSG hari ini di level 6.624 Dan level terendah 6.583 Sebanyak 11,3 miliar lembar saham ditransaksikan hari ini dengan frekuensi sebanyak 322.337 kali dan nilai transaksi sebesar 7,3Triliun.

Meskipun pergerakan IHSG bergerak sempit dan tidak begtu kokoh ditengah bursa global yang justru menunjukkan penguatannya.

Hal ini disebabkan adanya sentimen negatif dari dalam negeri yang mendorong pelemahan IHSG yakni laporan neraca perdagangan RI bulan Januari 2018 yang dilaporkan mengalami defisit sebesar US$0,67 milliar.

Sementara itu, Bursa Wallstreet pada perdagangan kemarin kokoh berada di zona hijau selama empat hari belakangan ini, dimana Dow Jones Industrial Average naik sebesar 1,03%, Nasdaq Composite naik 1,8%, NYSE naik 1,3% dan S&P 500 naik 1,3%.

Penguatan bursa saham amerika pada perdagangan kemarin didukung oleh penguatan saham perusahaan Alibaba yang naik signifikan dan mendongkrak kenaikan indeks saham bursa Wallstreet.

Kenaiakan bursa saham Amerika saat ini juga diikuti oleh kenaikan bursa Asia dimana indeks Hangseng naik 1,9%, Shanghai naik 0,4%, dan STI naik 1,19%.

Disisi lain, Pergerakan Mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hari ini terapresiasi. Pada penutupan perdagangan, rupiah naik sebesar 76 poin atau berada pada 13.553 perdolar Amerika Serikat.

Dollar Amerika Serikat mengalami penurunan terhadap sejumlah mata uang lainnya setelah kekhawatiran inflasi dan Indeks Harga konsumen naik sebesar 0,5%.