Jamwas Kejaksaan Agung RI Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Pesantren Al Amir

Percut Seituan, SSOL– Jaksa Agung Muda Bidang  Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia HM Yusni, SH, MH mengawali peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid dan pesantren Al- Amir di Jl Mahoni  Pasar II Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Minggu 28 Oktober 2018.

Peletakan Batu pertama itu, berkaitan dengan akan dilaksanakan pembangunan untuk mendidik remaja dan anak-anak sejak usia dini yang akan dituntut secara islami. Belakangan ini, globalisasi budaya asing telah banyak merusak tatanan kehidupan ditengah-tengah masyarakat.

Sebelum dilaksanakannya peletakan batu pertama yang diikuti sejumlah tokoh-tokoh agama dan juga tokoh pemuda yang hadir, dilaksanakan syukuran dan shalawat guna mendapatkan berkah dan rahmad dari yang maha kuasa (Allah SWT).

Pemilik pondok pesantren Tasahuf Al Amir  KH Amiruddin, MS, MA sebelumnya dalam sambutannya mengharapkan kalangan tokoh islam dan kalangan pendidikan agar kiranya dapat bahu membahu dalam mewujudkan keinginan masyarakat untuk mengecap pendidikan di pondoh pesantren dan nantinya dapat memanfaatkan masjid sebagai sarana ibadah, jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Amiruddin juga berharap pemerintah dapat mensinergikan dengan kerjasama yang baik dan menjadi mitra dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak sejak usia dini, sehingga masyarakat terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tidak diridhoi Allah SWT.

Diawali sambutannya, KH Amiruddin MS, MA menyampaikan  ucapan terimakasihnya kepada Fadli Kaukibi, SH, CN yang telah membuka jalan untuk dapat membangun masjid dan pesantren di Jl Mahoni Pasar 2 Bandar Klippa tersebut.

“Saya sangat berterimaksih kepada ananda Fadli Kaukibi, SH, CN yang telah membuka jalan bagi saya untuk mendirikan masjid dan pesantren didaerah ini, sebutnya, Karena perjuangan beliau ini dapat terwujud,  sambungnya lagi dalam sambutan yang mendapat aplaus dari para undangan.

Dalam kesempatan itu,  hadir tuan guru KH  Ali Akbar Marbun, H Maratua Simanjuntak yang juga akan mendirikan pondok pesantren di Jl Mahoni Pasar 2 Desa Bandar Klippa  yang berdekatan dengan pesantren tersebut. Sedangkan pembacaan ayat suci Al-Quraan dalam mengawali acara serimornial dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid dan pondok pesantren itu dilantumkan   Al-Ustad M Syafii. 

Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kol (Purn) Asren Nasution, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa apa yang telah dirintis, dalam pembangunan saat ini adalah suatu tujuan yang mulia untuk memajukan pendidikan, apalagi pendidikan agama seperti Tashuf.

Acara yang dipandu prensenter ternama di kota Medan itu, memberikan kesempatan bagi para guru-buru besar yang akrab dipanggil buya untuk memberikan tausiahnya masing-masing.

Usai peletakan batu pertama ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman, saat dimintai tanggapannya atas didirikannya masjid dan pesantren Tashuf Al Amir tersebut menyebutkan bahwa apa yang kita harapkan nantinya dapat menjadi penyejukan dalam menimba ilmu agama di kabupaten Deliserdang khususnya di Kecamatan Percut Seituan.

Kita sangat berterima kasih kepada KH Amiruddin yang telah mendirikan masjid dan pesantren ini, jelasnya secara singkat. Wagirin Arman yang menyempatkan diri untuk hadir dalam acara tersebut, karena ikut melaksanakan upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda  yang dipusatkan di Kabupaten Serdang Bedagai.     

Hadir dalam acara tersebut, yang mewakili Bupati Deliserdang Camat kecamatan Percut Seituan, Ketua Organisasi kemasyarakat pemuda dan para calon anggota legislative baik Tingkat Kabupaten Deliserdang maupun Tingkat Provinsi Sumatera Utara serta kaum ibu-ibu dari kelompok pengajian, serta masyarakat setempat. 

Rafli Tanjung