Ini Kata JR Saragih Digagalkan Pilgubsu

MEDAN– Begitu diumumkan oleh KPU bahwa Paslon JR Saragih- Ance tidak memenuhi syarat, dan hanya dua pasangan saja yang maju ke Pilkada Sumut 2018-2023, yaitu Eddy Rahmayadi-Ijeck dan Djarot-Sihar. JR Saragih beserta tim pemenangan beranjak keluar ruangan.

Persis di depan pintu keluar, pasangan JR Saragih dan Ance dicegat oleh awak media yang ingin mengkonfirmasi terkait keutuhan KPU yang membatalkan dirinya maju ke Pilkada Gubsu. “Tenang, semua pertanyaan akan saya jawab,” kata JR sembari mulai membuka map yang berisi kelengkapan berkas dirinya.

JR menunjukkan ijazah dan legeslatif yang dibilang tidak lengkap. Legelasir ijazah SMU nya diteken oleh Kadisdik DKI Jakarta.Di tahun 2015, saya kembali mencalonkan bupati periode kedua. Keluar surat dari dinas menangkan saya pernah bersekolah disana. Surat keterangan tersebut keluar karena sekolah saya tutup.

Keputusan Waktu itu digugat dan tetapi sudah keluarlah keputusan dari Mahkamah Agung. “Dan kembali di tahun 2017 saya legalisir lagi, pada tanggalnya, 19/10/2017. Ini legesnya diteken Kadis Pendidikan DKI Jakarta. Kadis mengatakan bahwa ijazah itu ada, dipoint 4,” bebernya.

Ternyata KPU menyurati Disdik DKI Jakarta, dan dibalas lah oleh plt sekretaris dinas. Barulah keluar di tanggal 22 Januari 2018, sedang akhirnya persyaratan itu saat klarifikasi oleh KPU di tanggal 20. “Yang anehnya kenapa yang menjawa plt sekertaris dinas, yang mana yang lebih tinggi dan yang lebih dipercayai. Lalu permasalahan ini dikonfirmasi oleh partai Demokrat, tembusannya ke KPU dan Bawaslu,” terangnya lagi.

Kalimat Jr Saragih sempat terhenti saat mengatakan betapa banyak para pencinta pasangan Jr Saragih-Ance Selian. Namun, Ia melanjutkan dengan ucapan terimakasih kepada para pendukungnya.

“Ada dua juta lebih pecinta JR -Ance, saya minta pada semua tetap kita melakukan yang terbaik tidak satu pun boleh ribut. Biarkan hukum yang berjalan, kuta tidak boleh salahkan sapa pun. Semua kita harus solid, karena masih ada Tuhan diatas manusia,” terang JR Saragih sembari menangis.

Jr Saragih yang tidak terima kenyataan pahit ini, akan melayangkan gugatan ke Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu). “Ya, kita akan menggugat. Pasti menggugat ke Bawaslu. Kan segera kita kirimkan. Partai PKB, PKPI dan Demokrat masih bersama kita,” katanya serasa menunjukkan ekspresi geram,

Ance Selian yang melihat pasangannya menangis, lantas beberapa kali mengelus pundak Jr Saragih.

Untuk diketahui, pasangan Jr Saragih – Ance Selian dinyatakan gugur menjadi kontestan pada Pilgub Sumut periode 2018-2023. Pasalnya, satu berkas persyaratan Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023, yakni JR Saragih, tidak memenuhi syarat.

Hal itu dikatakan Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga. Benget mengatakan berkas tersebut adalah fotokopi ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang.

“Sesuai dengan surat Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 Tanggal 22 Januari 2018 pada poin empat menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor 1 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih,” jelas Mulia, ketua KPU. (Avi)

Editor : Yeni Sitorus