Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Audensi ke Bappeda Tapteng

TAPTENG, SSOL  –  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sibolga dan Tapanuli Tengah audiensi ke Bappeda Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) bertempat di Ruang Rapat Mini Bappeda, Kamis (25/07/2019).

Kepala Bappeda Tapteng Basyri Nasution, didamping Sektetaris Budi Basa Siregar, dan Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) Ferdinand Sianipar, menyambut baik kedatangan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sibolga dan Tapteng.

Basyri mengatakan, pemerintah dan mahasiswa dapat bersinergi dan bekerjasama dalam pembangunan. Peran serta para pemuda termasuk mahasiswa penting dalam mengisi pembangunan ini khususnya di Tapteng.

“Visi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2017-2022 yang ditetapkan dalam suatu peraturan daerah. Visi “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Yang Berkarakter, Mandiri, Berakhlaq Dan Berkeadilan Yang Sejahtera” dengan 10 Misi dan adanya tujuan dan sasaran, arah kebijakan dan strategi serta program dan kegiatan dalam 5 tahun RPJMD untuk dapat mewujudkan visi itu. Tugas kita semua dari berbagai sektor terkait untuk mensukseskannya. Untuk itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah memiliki Rencana Strategis atau Renstra 5 tahun,” jelas Basyri.

Selanjutnya, Ia (Basyri) memaparkan seluruh program kerja Tapteng selama 5 tahun ke depan.

“Pada kesempatan ini kita diskusi dan sharing mengenai pembangunan Tapanuli Tengah 5 tahun kedepan. Gambaran umum saat ini, berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, progres pembangunan infrastruktur, perdagangan, dan lainnya. Khusus narkoba, juga menjadi perhatian serius tidak hanya di dunia dan nasional, namun juga di Kabupaten Tapanuli Tengah. Dalam hal ini, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan tegas mengatakan kita perang terhadap narkoba. Hal ini bukan hanya merusak para penerus bangsa tapi seluruh sendi kehidupan kita jika narkoba merajalela,” kata Basyri.

Basyri Nasution juga mengharapkan para mahasiswa dapat melakukan analisa melalui kajian-kajian atau penelitian terkait berbagai sektor yang diminati. Bapak Bupati juga mengharapkan para mahasiswa, seperti saat ini Ikatan Mahasiswa Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk kritis memberikan sumbangsih pemikirannya dan berpartisipasi dalam memberhasilkan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Hal yang paling penting dan dapat memberikan perbedaan adalah inovasi. Untuk itu kita mendorong terwujudnya inovasi-inovasi di Tapanuli Tengah dalam memberikan kemudahan, dayasaing dan kemajuan” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sibolga dan Tapanuli Tengah Raja P Hutabarat berterima kasih atas adanya audensi ini dan penjelasan atas profil Kabupaten Tapanuli Tengah dalam RPJMD 2017-2022 yang dipaparkan.

Audensi itu diisi dengan sharing diskusi terkait berbagai sektor-sektor di Kabupaten Tapanuli Tengah.[]

IWAN PAKPAHAN.