Guyuran Hujan Mewarnai Penutupan Perkemahan Pramuka “ Saka Wira Kartika” Kodim 0212/Tapsel.

TAPSEL, SSOL-Bupati Tapanuli Selatan H . Syahrul M Pasaribu selaku KA MABICAB gerakan Pramuka Tapanuli Selatan, menutup secara resmi kegiatan perkemahan Saka Wira kartika, minggu ( 13/10/2019).
Guyuran hujan, tidak menyurutkan jiwa patriotisme peserta perkemahan pramuka saka wira kartika kodim 0212/TS tahun 2019 dibumi perkemahan kelurahan pardomuan kecamatan angkola selatan kabupaten Tapanuli Selatan

Patut kita mengapresiasi anggota pramuka yang terus semangat mengikuti penutupan perkemahan pramuka saka wira kartika,yang tidak mundur,walau dalam kondisi hujan deras ucap bupati di acara penutupan perkemahan pramuka tersebut.

Bupati dua periode H Syahrul M pasaribu bertindak selaku KA MABICAB gerakan pramuka tapsel berharap kegiatan kemah saka wira kartika ini dapat melahirkan generasi muda yang bertaqwa serta bisa menjaga dan melestarikan alam dengan baik.

” Kakak meminta adik-adik pramuka bisa menjadi generasi handal yang menghargai jasa para pahlawan dan bisa mengisi pembangunan sebagai generasi tangguh bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara sesuai dengan dasa dharma ” tutur syahrul

Disamping itu juga, Lettu inf Syaiful Abdi selaku kordinator acara kemah melaporkan kepada Bupati bahwa acara ini diprakarsai oleh korem 023/KS bidang teritorial dan kodim 0212/TS bidang pembinaan pramuka dan pembinaan generasi muda, acara berlangsung selama tiga hari, peserta kemah berjumlah 575 ditambah dengan 8 kolat,; 31 pelatih,; 10 pendamping,; 81 pendamping sekolah ,; yang kesemuanya ini berasal dari Perwakilan SMA / SMK yang ada di kabupaten tapanuli selatan” ungkapnya dalam laporannya.

Bupati tapanuli selatan H Syahrul M Pasaribu juga berharap kepada adik adik pramuka supaya bisa membangkitkan kesadaran akan pentingnya memberi kontribusi nyata sebagai warga negara, perlu kita ketahui bersama bahwa dimana kita ini sudah terhanyut dalam romantika modernisasi dimana proses pengadosian budaya barat ini telah mengakibatkan terjadinya CULTURAL SHOCK ( Kegoncangan budaya ) dan DISFUNGSIONALITAS pada generasi muda yang umumnya dari kalangan pelajar akibatnya mereka sudah terlena dalam kontruksi sosial yang dibangun para kapitalis melalui 4 hal yaitu, 1.FOOD,; 2.FUN,; 3.FASHION,; 4.Dan Film akhirnya mereka lebih suka ENTETAINMENT (HIBURAN) dari pada EDUCATION (PENDIDIKAN).

Sekarang kita harus bersama sama membangun kembali semangat NASIONALISME melalui gerakan pramuka ini eksistensi gerakan pramuka membuat kita cukup tenang ditengah perubahan jaman yang semakin memprihatinkan ucapnya

Dipenghujung acara KA MABICAB / Bupati tapsel juga memberikan hadiah kepada para pemenang perlombaan dari masing masing GUDEP yang menjadi peserta perkemahan

Hadir diacara tersebut, Kasdim 0212/TS , Unsur muspida tapsel, Camat angkola selatan, KA Kwarcab Tapanuli Selatan, Kadis Pertanian , Kadis Pendidikan , Kaban Kesbangpol, Kabag Humas dan unsur peserta kemah lainnya.

Martin Gabe.