Drs H Rauddin Purba: Tidak Akan Miskin Karena Ngurus Alwashliyah

Stabat, SSOL-Ketua Pengurus Wilayah Majelis Pendidikan (PWMP) Alwashliyah Sumatera Utara, H Taufiqurrahman, SE, MAP dan beberapa tamu undangan meletakkan batu pertama pembangunan ruang kelas baru di Sekolah MTs, MA dan SMK Alwashliyah di Jalan KH Zainul Arifin Stabat, persis di sebelah Titi Sei Belengking Stabat,Kamis (18/7) sekira Jam 10.00 WIB.

Pembangunan ruang kelas baru tersebut diektuai oleh Drs H Rauddin Purba yang juga merupakan wakil Sekretaris Alwashliyah Sumut. Dalam sambutannya, Raudin menyampaikan pesan dari salah seorang sesepuh Alwashliyah yang juga merupakan nasihat bagi seluruh pengurus Alawashliya. “Din (panggilan untuk Raudin) kau uruslah Alwashliyah itu, tidak akan minskin kau gara-gara ngurus Alwashliya,” ucap Raudin menirukan perkataan sesepuh Alwashliyah tersebut.

Raudin menjelaskan, pembangunan penambahan ruang kelas baru di sekolah Alwashliyah yang berdiri sejak tahun 80-an tersebut bisa terswujud atas pertisipasi dari pada dewan guru dan para donatur yang mau menyisihkan sebahagian rezekinya untuk kelancaran pembangunan sekolah islam tersebut.

Raudin menambahkan, dana yang dibutuhkan dalam pembangunan ruak kelas berukuran 8 x 12 meter dan berlantai 3 tersebut adalah sebesar 450 juta. Sementara, dana yang terkumpul hingga saat ini masih sekitar 25 juta rupiah. Panitia pembangunan optimis, kekurangan dana terebut aka terkumpul untuk mewujudkan pembangunan ruang kelas baru berkat dukungan dari para donatur.

“Malu rasanya saya kalau pembangunan ini sampai tak siap. Saya punya banyak kawan. Dulu aja saya gak punya kawan pembangunan bisa siap. Masak sekarang dah banyak kawan gak siap,” tegas Raudin.

Sedikitnya, ada skitar 50-an tenaga pengajar yang mengajar di sekolah tersebut, baik di tingkat MTs, MA ataupun SMK. Dari jumlah tersebut, sekitar 18 tenaga pengajar yang sudah disertifikasi. “Sekitar 40 orang tenaga pengajar disini masih honor, artinya mereka digaji masih di bawah 1 juta per bulan. Alahamdulillah, dari infaq tenaga pengajar disini terkumpul dana sekitar 25 juta,” sambung raudin.

Perwakilan dari Kemenag Kabupaten Langkat, M Syukri SAg menyampaikan bahwa Kemeng Langkat sangat mengapresiasi pembangunan penambahan ruang kelas baru di sekolah Alwashliyah itu. “Lembaga pendidikan ini sudah cukup lama dan diperhitungkan di Langkat ini. Kepada panitia, silahkan ajukan proposal. Kalaupun tidak ada dari tingkat Kabupaten, kita akan upayakan dari tingkat Provinsi bahkan sampai ke tingkat Pusat,” ujar Syukri.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PWMP Alwashliyah Kota Medan beserta pengurus, Ketua PWMP Alwashliyah Kabupaten Langkat dan pengurus, Camat Stabat, Polsek Stabat diwakili Waka Polsek Stabat dan juga Lurah Stabat Baru. Kegiatan diakhiri dengan rapat internal PWMP Alawashliyah Sumut yang membahas tentang agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) Alwasliyah pada Februari 2020 mendatang.

Ahmad