Djarot: Persatuan Ummat Harus Jadi Prioritas

MEDAN – Menghadapi Pilgubsu ini, Djarot Syaiful Hidayat menilai persatuan umat harus menjadi skala prioritas, jangan sampai terpecah, apalagi perpecahan itu dilakukan dengan gunakan isu SARA atau hoax.

Paslon nomor dua ini mendapat informasi bahwa sudah dimulai isu tentang hoax. Djarot menceritakan saat dirinya diterpa isu negatif saat acara adat. Ia ingin Pilgubsu diwarnai dengan adu gagasan dan program kesejahteraan rakyat bukan mewarnainya dengan isu Hoax dan Suku Agama Ras Dan Antar Golongan (SARA).

”Di gambar itu saya diundang di acara adat dengan sajian kepala hewan itu haram dalam Islam. Padahal, faktanya, yang disajikan itu adalah kepala kerbau yang menjadi ciri khas lambang penghormatan masyarakat adat Batak,” tandasnya saat menghadiri silaturahimi muballigh dan pelantikan Badan Koordinasi Muballigh Indonesia (Bakomubin) Sumut di Gelanggang Remaja Jl. Sutomo Medan, Sabtu (17/2)..

Djarot mengatakan, marilah kita warnai Pilgubsu ini dengan berbagai program kerja untuk masyarakat, untuk melayani masyarakat demi memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumut. Bukan dengan isu isu SARA yang tujuannya hanya untuk memecahbelah masyarakat Sumut. “Marilah kita ciptakan suasana Pilkada yang damai, aman, dan tentram, agar semuanya berjalan dengan baik tanpa ada isu pecah belah, ” tandasnya.

Kepada Bakomubin, Djarot berpesan agar seluruh pengurus yang baru dilantik untuk turut serta dalam menjaga perdamaian di Sumut agar tujuan kita bersama dalam mencapai Islam yang rahmatanlilalamin dapat terwujud dengan baik.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumut H. T. Erry Nuradi, Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Bakomubin Prof. KH. Deddy Ismatullah.(Avi)

Editor : Yeni Sitorus