Dikibusi, Warga Aceh Gagal Jual 5 Kg Ganja ke Belawan

Stabat, SSOL.COM-Lantaran tertangkap tangan membawa 5 Kg ganja kering, Syaiful Amri (38) warga Dusun Bayu, Desa Ring Blangmangat, Kecamatan Sanderara Bayu, Kabupatrn Aceh Utara, NAD terpaksa diamankan Sat Res Narkoba Polres Langkat, Rabu (18/12) sekira jam 06.15 WIB.

Syaiful diamankan petugas kepolisian di depan pos Lantas Sei Karang, tepatnya di Jalan Lintas Medan-Aceh, Dusun Sidomulio, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat dari dalam bus Kurnia BL 7392 PB.

Penangkapan Syaiful berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya, bahwa ada penumpang bus Kurnia dengan No Pol BL 7392 PB yang akan melintas dari Aceh menuju Medan membawa narkotika jenis ganja.

Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan SIK langsung memerintahkan Kasat Res Narkoba, AKP Adi Haryono SH untuk melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, Kasat Res Narkoba bersama team opsnal langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik, sekira jam 06.00 WIB bus dengan nomor polisi yang sesuai dengan infornasi terpantau melintas di depan pos Lantas Sei Karang.

Tak ingin targetnya meleset, team opsnal melakukan pemberhentian bus. Kemudian team melakukan pemeriksaan terhadap seorang penumpang pria dengan gelagat mencurigakan yang membawa tas ransel di bawah kakinya.

Kemudian, saat team melakukan penggeledahan badan, pakaian dan tas milik Syaiful, team opsnal berhasil menemukan 1 buah tas ransel warna abu-abu yang berisikan 5 bal/bungkus narkotika jenis ganja yg dibalut lakban warna coklat.

Kasat Res Narkoba Polres Langkat, AKP Adi Haryono SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penangakan terhadap Syaiful tersebut. “Rencanya ganja itu mau dijualnya ke daerah Belawan,” kata AKP Adi Haryono SH.

Mantan Kasat Res Narkoba Polres Tanjung Balai ini menambahkan, bahwa tersangka membeli barang haram tersebut dari seorang pria berinisial MD yang merupakan warga Lhokseumawe-Aceh sebetat 5 Kg.
“Dia (tersangka) membelinya dari MD seharga Rp 500 ribu/kilogram. Selanjutnya tersangka akan menjual ganja tersebut dengan harga Rp 1,2 juta/kilogram,” pungkas AKP Adi Haryono SH.

Ahmad