Di Duga Serahkan Dana BPUM Kepada Yang Bukan Penerima, BRI Tanjungbalai Di Demo GM PEKAT IB

Tanjungbalai,SSOL.Com-Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan UMKM untuk penanggulangan masyarakat pelaku usaha dimasa Covid-19 menyisakan persoalan, pasalnya sejumlah aktifis pemuda yang tergabung pada GM.Pekat IB (Generasi Muda Pembela Kesatuan Tanah Air) Kota Tanjungbalai, melakukan demontrasi didepan Kantor Bank Rakyat Indonesia Cabang Kota Tanjungbalai.

Koordinator aksi Mahmuddin alias Kacak Alonso tampak melakukan orasi dengan pengeras suara dan membawa spanduk didepan pagar pintu masuk Kantor Cabang BRI Kota Tanjungbalai.

Aksi tersebut mempersoalkan Bank Rakyat Indonesia Unit Veteran yang diduga melakukan pemalsuan dokumen dari penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dimasa Covid 19 untuk pelaku usaha.

Menurut Mahmuddin atau Kacak, kepala BRI Unit Veteran diduga telah melakukan pemalsuan data penerima bantuan BPUM di Kota Tanjungbalai, dimana BRI Unit Veteran diduga melakukan pendistribusian dana BPUM kepada yang bukan atas nama penerima, sebab penerima tersebut diketahui masih berada dalam tahanan Kepolisian Resort (Polres) Tanjung Balai karena tersandung masalah hukum.

Hal ini memicu kecurigaan GM Pekat IB, sebab jika kejadian tersebut bisa terjadi kepada salah seorang masyarakat yang sedang tersandung masalah hukum, boleh jadi banyak lagi masyarakat yang tidak mendapatkan haknya di kerena kan telah diambil orang lain, sebab BRI Unit Veteran dengan mudah mendistribusikan BPUM tersebut walaupun bukan atas nama yang penerima yang sebenarnya, dan hal ini tidak dapat ditolerir.

“kita menduga kepala unit bank BRI Unit Veteran, melakukan pemalsuan data penerima bantuan BPUM, sebab nama penerima sebenarnya sedang tersandung masalah hukum, namun atas nama tersebut telah dibayarkan oleh bank BRI unit Veteran kepada orang lain, oleh sebab itu kita patut menduga hal ini terjadi kepada banyak nama-nama penerima BPUM, sehingga mencederai kredibilitas Bank BRI sebagai Bank milik negara yang profesional, dan hal ini tidak dapat kita tolerir”. pungkas kacak kepada ssol. (29/07/21).

Sementara Sunarto bagian pelayanan BRI Cabang Tanjungbalai ketika di konfirmasi SSOL, seyogianya setiap penerima BPUM haruslah langsung si penerima, jika ada penerima yang tidak berada ditempat maka harus ada mekanisme yang harus dibuat, dan untuk persoalan yang terjadi di Unit BRI Veteran, sampai saat ini dirinya belum mengetahui secara persis persoalan tersebut.

hingga akhir aksi para demonstran membubarkan diri dengan damai, dalam pengawalan Polres Tanjungbalai secara maksimal.

Hermansyah Caniago

LEAVE A REPLY