Dewan pendiri PB Himpas Kota Padangsidimpuan, melirik polemik di lembaga DPRD Kota Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan. SSOL-Terkait Polemik di lembaga DPRD Kota Padangsidimpuan, A.R.Nainggolan Aktivis Sekaligus Dewan Pendiri PB HIMPAS (Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Pemuda Solider),mengatakan bahwa, “Dewan . . . , Kami rakyat ini tidak perduli persoalan persoalan yang terjadi di dalam rumah dewan rakyat itu, yang penting ketika berbicara tentang kepentingan rakyat kalian anggota DPRD yang duduk di rumah rakyat itu harus mementingkan kepentingan rakyat diatas kepentingan apapun. Intinya sebulan sebelum akhir tahun sesuai dengan Peraturan perundang undangan APBD itu harus sudah disahkan. Jangan sampai konstituen ini tidak percaya lagi kepada kalian 5 tahun kedepan.” tegas A.R. Nainggolan. Sabtu ( 16 /11/2019) Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Harapan kami pimpinan dewan yang sudah dibentuk berdasarkan peraturan perundang undangan segeralah bentuk AKD. Jangan gara gara tidak terbentuknya AKD ini APBD kota Padangsidimpuan tidak bisa disahkan sampai tanggal 30 November 2020. Bagaimanapun caranya kita tidak peduli adanya kubu kubu di rumah dewan rakyat itu, yang jelas kewajiban kalian laksanakan, kalian itu bekerja untuk rakyat.

Hal senada juga dikatakan Asrul A. Harahap selaku Penasehat PB Himpas Ini masih awal mereka duduk disana sudah mempertontonkan ketidak pro an terhadap rakyat. Ayolah jangan bersifat kekanak kanakan, kalau AKD ini belum juga dibentuk gimana mau membahas APBD 2020. Tinggal 14 hari lagi loh. Jangan kalian korbankan kurang lebih 216.000 jiwa yang ada di kota Padangsidimpuan hanya karena ego kalian masing masing. Segeralah bentuk AKD, dan segeralah bahas APBD yang notabenenya untuk kemajuan dan kesejahteraan kota Padangsidimpuan, agar selesai sebelum batas waktu yang ditentukan. Jika tidak kami saja yang sidang di rumah kami sana bila wakil yang kami pilih tidak bisa menyelesaikannya, tegasnya.

Martin Gabe.