Demo Mahasiswa Tolak  UU OMNIBUS LAW, DPRD Kota Tanjungbalai Terbitkan Surat Kepada Presiden

Salah seorang anggota DPRD Kota Tanjungbalai menerima mahasiswa saat demo Omnibus Law

Tanjungbalai,SSOL.Com-Penolakan Undang-Undang OMNIBUS LAW ternyata mulai bergerak di Kota Tanjungbalai,puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Buruh Rakyat Bersatu Tanjungbalai datangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungbalai (Senin/13/10/2020)

Mahasiswa menuntut 1. Agar DPRD Kota Tanjungbalai menolak Pengesahan UU Omnibuslaw yang telah disahkan oleh DPR RI, sebab dinilai tidak pro terhadap rakyat, 2.Menuntut DPRD Kota Tanjungbalai dan DPR-RI untuk lebih Transparansi kepada rakyat dalam penyusunan kebijakan tentang perencanaan Undang-Undang. 3.Mendesak DPRD Kota Tanjungbalai selambat-lambatnya menindaklanjuti penolakan RUU Cipta Kerja sekurang-kurangnya dalam waktu 7×24 jam untuk menyampaikan hasil penolakan RUU Cipta Kerja dan mahasiswa mengancam akan mendatangkan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Aksi Mahasiwa tersebut di kawal oleh Pihak Kepolisian Resort (Polres) Kota Tanjungbalai yang langsung di pimpin oleh Kapolrest Kota Tanjungbalai AKBP. Putu Yudha Prawira.S.I.K SH.MH, yang sempat duduk di tanah halaman Kantor DPRD bersama dengan mahasiswa.

Mahasiswa sempat disambut oleh 3 (tiga) anggota DPRD Kota Tanjungbalai Dahman Sirait,SH, dari Partai Golkar, Budi Panjaitan,SH dari Partai PKS, dan H.Syahrial Bhakti,SH, dari Partai PKB, namun kepada  belum anggota tersebut belum menemukan titik solusi sehingga anggota DPRD Kota Tanjungbalai harus merapatkan kebeberapa anggota DPRD lainnya.

Hingga waktu Sholat Dzuhur tiba mahasiswa belum menemukan titik terang atas tuntutan mereka, sehingga mahasiswa kembali menunggu kedatangan Ketua DPRD Kota Tanjungbalai,Tengku Eswin.

Selang beberapa waktu menunggu, Aksi Mahasiwa tetap berlanjut dan disambut oleh Wakil Ketua DPRD Surya Dharma setelah terjadi dialog Surya Dharma atas nama Ketua DPRD Kota Tanjungbalai membubuhkan tanda tangan pada Surat dengan Nomor :170/244/DPRD/2020 Prihal; Penyampaian Aspirasi dan buruh se-Kota Tanjungbalai terhadap UU Cipta Kerja Omnibus Law dengan tujuan surat kepada Presiden Republik Indonesia,tertanggal 12 Oktober 2020.

Puas dengan surat yang di terbitkan DPRD Kota Tanjungbalai,mahasiswa mengakhiri aksinya dengan damai, hingga akhir kegiatan demonstrasi Polres Kota Tanjungbalai dapat mengendalikan situasi yang langsung di Pimpin Oleh Kapolres Kota Tanjungbalai AKBP.Putu Yudha Prawira.S.I.K.

S.Marpaung.