Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Terima Penghargaan HAB Dari Menteri Agama RI

MEDAN, SSOL.COM – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Tahun 2020, Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razy memberikan Penghargaan kepada Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Jl. Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, Pangkalan Masyhur Medan, Sabtu (04/01/2020).

Pemberian penghargaan kepada Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani atas peran serta dan kontribusinya selaku Bupati dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan pembangunan keagamaan di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Tapteng. Sebagaimana tema yang diusung pada HAB ke-74 Kementerian Agama RI Tahun 2020, yaitu “Umat Rukun Indonesia Maju”.

Dalam rangka memeriahkan Peringatan HAB ke-74 Kemenag RI Tahun 2020 di Asrama Haji Medan, digelar berbagai kegiatan meliputi Senam Massal, Deklarasi Anti Radikalisme, dan Expo Madrasah di Lapangan Jabbal Nur. Selanjutnya, Silaturahmi dan pemberian Penghargaan dilaksanakan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.

Selanjutnya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Akhmad Sibarani memberikan hibah tanah seluas 7.500 meter persegi di Kecamatan Pinangsori yang telah lama terbengkalai untuk dibangun Asrama Haji dan fasilitas lainnya dalam rangka mendukung pelaksanaan Haji kepada Menag RI Fachrul Razi.

Menag RI Fachrul Razi menyampaikan enam hal, yaitu pertama adalah Pahami sejarah Kementerian Agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara. Kedua, jaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis.Ketiga, Tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan;

Keempat, Perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat;

Kelima, Rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan. Dan Keenam, Implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah dan Perguruan Tinggi Keagamaan.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan terima kasih kepada Menang RI Fachrul Razi dan seluruh jajarannya atas penghargaan yang diberikan dan menjadi motivasi di awal tahun bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Tapteng dalam membangun dan memelihara kerukunan umat beragama untuk “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang berkarakter, mandiri, berakhlaq, dan berkeadilan yang sejahtera”.

“Syukur alhamdulillah, saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Tapteng, Forkopimda, Kemenag Tapteng, seluruh pemangku kepentingan terkait, dan masyarakat sehingga segala pencapaian pembangunan yang kita lakukan dan kerukunan umat yang terpelihara dengan baik di Kabupaten Tapanuli Tengah mendapat apresiasi dan penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Fachrul Razi,” kata Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Ia menjelaskan berbagai dukungan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tapanuli Tengah selama kepemimpinannya 2 tahun berjalan bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul.

Pembangunan berbagai tempat ibadah, gedung perkantoran ormas keagamaan di Tapteng, pemberantasan tempat maksiat hingga 973 tempat maksiat telah ditutup, pemberantasan narkoba, yang telah berlaku Peraturan Desa/Kelurahan terkait sanksi sosial bagi bandar narkoba dan pemakai narkoba yang berlaku sejak 1 Januari 2020.

“Kita telah berikan tali asih kepada saudara-saudara kita masyarakat Tapanuli Tengah yang merayakan hari besar keagamaan, tahun 2019 kita salurkan tali asih kepada 5.000 warga umat Muslim dan 8.000 warga umat Kristiani. Setiap paket tali asih terdiri atas uang Rp. 200.000, beras 5 kg, dan sirup 2 botol. Hal ini telah kita lakukan sejak 2018 dan selama kepemimpinan kami di Tapanuli Tengah bersama Wakil Bupati akan kami salurkan tali asih itu kepada masyarakat Tapanuli Tengah,” ujar Bakhtiar.

Lebih lanjut Bakhtiar memaparkan akan membangun Mesjid Raya Barus dan merancang pembangunan Sumur Nomensen.

“Kita juga akan membangun Masjid Raya Kecamatan Barus menjadi Masjid Agung kebanggaan Tapteng dan kita telah merancang pembangunan Sumur Nommensen di Barus Utara namun terbentur masalah pengadaan lahan tanah sampai hari ini. Rp. 22 milyar sudah kita siapkan untuk pembangunan Masjid Agung di Kecamatan Barus, Rp. 22 milyar untuk pembangunan Masjid Al Muslimin Pandan. Pada bulan Maret 2020 ini kita mulai pembangunannya. Kita tunjukkan ikon-ikon kebanggaan Tapananuli Tengah termasuk di bidang keagamaan,” papar Bakhtiar.

Adapun penerima penghargaan, diantaranya; Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu, Wali Kota Binjai Muhammad Idham, Mantan Gubernur Syamsul Arifin, Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih, Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah, Ketua MUI Medan Muhammad Hatta, Tokoh Agama Budda Bhikku Jibadhammo Mahathera, Tokoh Agama Kristen Pater Dr Chrysostomos P Manalu, Tokoh Agama Katolik Mgr Alfred Pius Datubara OFMCap, Tokoh Agama Hindu Drs. IGM Pastika MHA, Tokoh Agama Konghuchu Muslim Linggouw.

Turut hadir pada acara ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, mewakili unsur Forkopimda Sumut dan Medan, mewakili Bupati/Walikota se Sumut, Ketua MUI Sumut H. Abdullah Syah, Rektor UIN SU Saidurrahman, Ketua MUI Kota Medan Prof Dr. H. Muhammad Hatta, Kakan Kemenang Kabupaten Tapanuli Tengah H. Rasidin Barasa, MA dan Kakan Kemenang se Provinsi Sumatera Utara, Pejabat dan keluarga besar lingkungan Kanwil Kemenag Provsu, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, Penyuluh dan Penulis di Sumut.[]

IWAN PAKPAHAN