Barang Bukti 46 Kg Sabu dan 19.760 Ekstasi PN Tanjungbalai Vonis Seumur Hidup

Tanjungbalai,SSOL.Com-Terdakwa yang biasa dipanggil memet divonis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai vonis seumur hidup. Pada hari kamis 22 Juni 2013

Pria bernama asli Raja M Aftar ini sebelumnya ditangkap tim gabungan Ditresnakoba Polda Sumatera Utara pada senin 6 Juni 2023 di jalan Mahoni Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar.

Hasil penangkapan tersebut, oleh Tim Polda Sumut mendapatkan barang bukti 46 Kg Sabu dan 19.760 butir ekstasi.

Berdasarkan barang bukti tersebut pada sidang sebelumnya, jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman seumur hidup dengan dakwaan primair pasal 114 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2000 tentang narkotika.

Humas PN Tanjungbalai Joshua J E Sumantri ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan hukuman seumur hidup untuk memet, hal ini berdasarkan pertimbangan hakim, salah seorang hakim yang juga ketua pengadilan Yanti Suryanti meminta terdakwa untuk dijatuhi hukuman mati. Sementara 2 dua hakim lainnya, Anita MS Pane serta Napika Sari Aritonang meminta pertimbangan lain.
“ada perbedaan antara hakim,itu biasa itulah dinamika, ketua pengadilan meminta hukuman mati, sementara dua hakim lainnya anita dan napika meminta agar hukuman menjadi seumur hidup”. (Jum’at /22/Juni/2023). katanya melalui seluler.

Terkait persoalan penangkapan memet,lembaga swadaya masyarakat dan Pemuda sempat melakukan ujuk rasa untuk meminta memet dijatuhi vonis hukuman mati, namun putusan seumur hidup yang diperoleh memet, tentu akan melukai hati masyarakat khususnya penggiat anti narkoba.

Hermansyah Caniago

Barang Bukti 46 Kg Sabu dan 19.760 Ekstasi PN Tanjungbalai Vonis Seumur Hidup.

Tanjungbalai,SSOL.Com-Terdakwa yang biasa dipanggil memet divonis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai vonis seumur hidup. Pada hari kamis 22 Juni 2013

Pria bernama asli Raja M Aftar ini sebelumnya ditangkap tim gabungan Ditresnakoba Polda Sumatera Utara pada senin 6 Juni 2023 di jalan Mahoni Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar.

Hasil penangkapan tersebut, oleh Tim Polda Sumut mendapatkan barang bukti 46 Kg Sabu dan 19.760 butir ekstasi.

Berdasarkan barang bukti tersebut pada sidang sebelumnya, jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman seumur hidup dengan dakwaan primair pasal 114 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2000 tentang narkotika.

Humas PN Tanjungbalai Joshua J E Sumantri ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan hukuman seumur hidup untuk memet, hal ini berdasarkan pertimbangan hakim, salah seorang hakim yang juga ketua pengadilan Yanti Suryanti meminta terdakwa untuk dijatuhi hukuman mati. Sementara 2 dua hakim lainnya, Anita MS Pane serta Napika Sari Aritonang meminta pertimbangan lain.
“ada perbedaan antara hakim,itu biasa itulah dinamika, ketua pengadilan meminta hukuman mati, sementara dua hakim lainnya anita dan napika meminta agar hukuman menjadi seumur hidup”. (Jum’at /22/Juni/2023). katanya melalui seluler.

Terkait persoalan penangkapan memet,lembaga swadaya masyarakat dan Pemuda sempat melakukan ujuk rasa untuk meminta memet dijatuhi vonis hukuman mati, namun putusan seumur hidup yang diperoleh memet, tentu akan melukai hati masyarakat khususnya penggiat anti narkoba.

Hermansyah Caniago

LEAVE A REPLY