Aliansi Masyarakat Peduli Kepabeanan Tanjungbalai Lanjutkan Demo Di Kantor Kanwil Kemenkeu Sumut 

Medan.SSOL.Com– Setelah unjuk rasa di depan Rumah Dinas Kepala Kantor Pelabuhan KPPBC Teluk Nibung, Aliansi Masyarakat Peduli Kepabeanan Tanjungbalai lanjutkan demo di Kantor Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Propinsi Sumatera Utara. ( Rabu/4/08/2022).

Massa yang tergabung dalam AMPKT mengkritisi dugaan pembiaran dan dugaan keterlibatan petugas KPPBC Teluk Nibung terhadap barang-barang yang masuk tanpa dikenakan bea ataupun cukai dengan modus barang bawaan ABK (anak buah kapal).

Dalam orasinya Koordinator Lapangan Massa AMPKT, Ahmad Fauzi Hasibuan menyampaikan kekecewaan terhadap Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Teluk Nibung sebab terkesan melakukan pembiaran dan dugaan keterlibatan atas masuknya barang-barang Ilegal tersebut.

“kita sangat menyesalkan sikap Kepala Kantor KPPBC Tanjungbalai yang diduga tidak tegas dan terkesan pembiaran dan dugaan keterlibatan dari kinerja KPPBC ateluk Nibung atas dugaan masuknya barang – barang tanpa bea atau pun cukai tersebut”. ungkap Fauzi dalam orasinya.

Sementara itu Sekjend DPD Komite Pemuda Indonesia Nasional (KNPI) Tanjungbalai meminta kepada Kepala Kanwil Bea dan Cukai Propinsi Sumatera Utara untuk memeriksa, mengevaluasi dan jika terbukti di pecat terhadap aparat – aparat yang berwenang di KPPBC Tanjungbalai, terkait dugaan masuknya barang-barang ilegal di Pelabuhan Kota Tanjungbalai, apalagi masuknya barang-barang tersebut diduga tanpa pemeriksaan oleh pihak KPBBC Teluk Nibung, sehingga di khawatirkan menjadi jalan masuknya obat-obatan terlarang dan narkoba.
” Kami meminta kepada Kepala Kanwil Bea dan Cukai Propinsi Sumatera Utara untuk memeriksa, mengevaluasi dan jika terbukti di pecat terhadap aparat – aparat yang berwenang di KPPBC Tanjungbalai, terkait dugaan masuknya barang-barang ilegal di Pelabuhan Kota Tanjungbalai, apalagi masuknya barang-barang tersebut diduga tanpa pemeriksaan oleh pihak KPBBC Teluk Nibung, sehingga di khawatirkan menjadi jalan masuknya obat-obatan terlarang dan narkoba”. kata Azri kepada awak media.

Massa aksi diterima Pegawai Kanwil DJBC Sumatera Utara, Dani selaku Kepala Bidang Fasilitas ke Pabeanan dan Cukai Sumatera Utara dan Indra Kepala Bidang Kepatuhan Internal.
Indra berjanji akan menindak tegas jika memang benar apa yang disampaikan massa AMPKT terkait adanya dugaan pembiaran dan keterlibatan dari petugas KPBBC Teluk Nibung terhadap barang-barang yang masuk tanpa bea ataupun cukai, dan siap akan melakukan pendisiplinan jika ada yang terlibat dan siap turun ke Tanjungbalai.
“jika benar kami akan tindak, dan kami siap turun ke Kota Tanjungbalai”. ujar Indra di ruangan Aula Kanwil.

Hermansyah Chaniago

LEAVE A REPLY