Aksi Ummat Islam Kecam Presiden Macron dan Boikot Produk Perancis

Medan, SSOL.Com- Forum Umat Islam Sumut, Ampera (Aliansi Masyarakat Aksi Pencinta Rasulullah), Laskar Mujahid Kota Medan dan Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) melakukan aksi bela Nabi Muhammad SAW, Jumat, 6/11, pukul 14.30 win

Setelah melaksanakan sholat jumat, kelompok aksi bela nabi muhammad berkumpul di Mesjid Raya Almahsun Medan, Jalan Sisingamangaraja No.61 Medan,

Walaupun Hujan turun semakin deras, namun tidak menyurutkan hati para pengunjuk rasa Ummat Islam kota Medan. Didepan Mesjid Raya Almahsun Medan, massa aksi melakukan orasi.

Selesai massa aksi berorasi di mesjid raya, Selanjutnya, massa aksi bergerak ke plaza Medan fair jln. Gatot Subroto kec. Medan Petisah, No.30, Medan. massa aksi tiba pada pukul 14:25 Wib. Aksi dilakukan dengan tujuan untuk mengajak ummat Islam kota Medan beramai-ramai memBoikot dan tidak lagi mengkonsumsi produk buatan prancis, sebagai bentuk kekecewaan ummat Islam atas penghinaan kepada nabi Muhammad Saw yang dilakukan oleh presiden Prancis Macron dalam bentuk kartun yang terjadi pada, Rabu (21/10/20).

“kami ummat Islam akan menunjukkan luapan rasa marah karena akidah kami, dan sosok manusia yang kami sholawatt kan setiap sholat, dua kali sekurang- kurangnya dalam sehari di hina oleh org yang terindikasi mempunyai akidah yg tidak benar,” ujar Bahtiar Tanjung, ketua Ampera (Aliansi masyarakat pecinta Rasulullah).

Selanjutnya, pemimpin aksi juga mengajak semua masjid di kota Medan untuk memasang poster daftar produk-produk prancis sebagai himbauan untuk ummat Islam kota medan agar tidak lagi mengkonsumsi produk-produk buatan Prancis. Dan saat melakukan aksi, para pengunjuk rasa melakukan pembakaran gambar presiden prancis Macron.

Jumlah massa aksi ratusan orang  di depan Plaza Medan Fair  berlangsung damai, dan pihak keamanan melakukan pengawalan sampai berakhir nya aksi, selanjutnya para pengunjuk rasa melakukan sholat berjamaah di Mesjid al- Yasamin Jalan Iskandar Muda Baru Kecamatan Medan Petisah, Medan.

Rafli Pasha