Aksi GERAM Depan Kantor Bupati Batubara Tuntut Bubarkan TBUPP

Batu Bara. SSOL.COM- Gerakan Masyarakat Tanjung Mulia Sei Mentaram (GERAM) berujung mesrah, aksi ini berlangsung di depan kantor bupati batu bara, Jl. Perintis Kemerdekaan Lima Puluh, Senin (23/12/2019).

Sebelum hadir nya Bupati, terlebih dahulu ratusan aksi demonstrasi menyampaikan tuntutannya, kemudian sang orator Hilal Isma Husnawi, S.Ag melontarkan statemen nya sambil berdiri di atas kepala transportasi roda 4 jenis colt diesel dengan berapi-api. Namun, Aparat terus antusias melakukan pengawalan agar aski tertib dan kondusif.

Dengan rasa geramnya, koordinator aksi GERAM Hilal, langsung membaca tuntutan, diantaranya sebagai berikut, mendesak Bapak Bupati harus fokus kerja, entaskan kemiskinan, perbaikan infrastruktur, segera mencabut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 13 Tahun 2019 tentang TBUPP (Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan), karena saat ini belum melakukan percepatan pembangunan yang maksimal.

Berikutnya Hilal meneruskan tuntutannya, lalu mendesak Bapak Bupati Zahir, perintahkan Kadis PUPR benar-benar merealisasikan pembangunan jalan Desa Ujung Kubu, Desa Tanjung Mulia, Desa Sei Mentaram, stop melakukan janji-janji palsu kepada kami warga batu bara, tegas hilal sang orator dengan suara vokal nya.

Setelah sang orator mengakhiri beberapa tuntutannya, riak – riuh ratusan massa sejenak terhenti, ketika Bupati Zahir hadir menemui mereka.

Saat menemui ratusan massa, Bupati Zahir merasa happy dan rileks ketika di hadapan kerumunan massa. Lalu Dia, menjawab dan mengkabulkan aspirasi warga tiga desa itu.

Sebelum di bangunnya jalan yang rusak tersebut, nanti saya perintahkan Kadis PU agar bagian badan yang rusak dapat di timbun, ujar Zahir.

Begitu permintaan warga yang mengatasnamakan GERAM di kabulkan oleh Bupati, spontanitas para pendemo menyampaikan sikap komitmennya, bila tuntutan kami segera dilaksanakan, maka tahun 2023 Zahir wajib 2 priode, bila perlu sampai 3 priode lagi, teriak massa sambil bertepuk tangan dengan penuh kegirangan.

Dipenghujung kegiatan aksi, Bupati Zahir menyampaikan pesan, permintaan warga sudah saya terima, maka kembali lah ke tempat masing-masing, jangan menimbulkan keributan lagi, pesan Zahir kepda para pendemo. sebelum membuarkan diri, para aksi menyempatkan untuk poto bersam Bupati Zahir, disitu dapat dilihat, bahwa berakhir dengan kemesraan antara Bupati dengan Gerakan Masyarakat Tanjung Mulia Sei Mantaram (GERAM). Kemudian mereka membubarkan diri dengan tertib.

Aci Mukhlis