Abang Becak dan Tukang Pangkas Dukung Djarot-Sihar

MEDAN| Abang becak dan tukang pangkas yang tergabung dalam JSFC (Djarot – Sihar Fans Club) mendukung Djarot – Sihar sebagai Balon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

Mereka menginginkan agar dikepemimpinan Djarot –Sihar, masyarakat bawah mendapatkan kesejahteraan yang mutlak, terutama para abang becak dan tukang pangkas yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah. Kedatangan JSFC di Fraksi Partai moncong putih itu diterima Sutrisno Pangaribuan, anggota DPRD Sumut, di ruang rapat Fraksi PDI – P DPRD Sumut, Senin (22/1.

“Karena kita melihat antusiasme masyarakat sangat besar untuk mendukung Djarot-Sihar, maka kita akan merangkul semua lapisan masyarakat terutama masyarakat lapisan bawah yang sejalan. Kita akan bentuk Divisi Abang Becak dan Divisi Tukang Pangkas,” kata Ketua JSFC Jhosua Hendra Sipahutar SH saat didampingi Sekretaris Zulfahri Alfiansyah Lubis bersama Wakil Ketua Edward Silaban dan Hasyrat Telaumbenua.

Pada kesempatan itu juga, Kordinator Abang Becak Mus Mulyadi warga Petisah, ia bergabung ke JSFC karena ingin perubahan dalam hidupnya sebagai abang becak di Medan. “Pekerja tukang becak ini hidup tidak teratur, dan pendapatan juga tidak memadai. Kalau ada pekerjaan lain maka saya akan beralih untuk keluarga saya,” ungkapnya lirih dengan menahan air mata.

Mulyadi mengaku kalau dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan program pemerintah, seperti BPJS, KIS dan PKH sehingga ia berharap nantinya dengan terpilihnya Djarot-Sihar dapat memperhatikan nasib para abang becak khususnya di Kota Medan. “Sampai saat ini kami tidak ada memperoleh BPJS terlebih lagi untuk membayar BPJS itu bagi kami itu sangat susah. Ditambah dengan adanya Transportasi Online sekarang membuat pendapatan kami menjadi sangat minim,” ungkapnya.

Lain lagi yang dikatakan Edward Silaban, pria yang berprofesi sebagai tukang pangkas ini mengatakan berencana merangkul kalangan tukang pangkas dikarenakan selama ini mereka terbentur untuk mengakses permodalan kredit dari Bank. Namun dirinya yakin, bila mendukung Djarot-Sihar maka program permodalan untuk usaha pangkas dan usaha kecil lainnya akan dapat diakses lebih mudah lagi.

Mereka mengaku tertarik kepada Djarot Saiful Hidayat mantan Gubernur DKI Jakarta itu dikarenakan Djarot pernah menjabat 2 periode sebagai Walikota Blitar. Ia pun menyampaikan kepada Sutrisno Pangaribuan, bahwa dirinya dan anggota JSFC sangat ingin untuk dapat bergabung dalam Partai PDI Perjuangan.

Tak sampai disitu, berencana dalam waktu dekat ini akan membuka Tournamen pertandingan Badminton. Tournamen ini dibuka untuk antar Klub Badminton yang ada di Sumateta Utara. JSFC sangat berharap pertandingan itu nantinya dapat langsung dibuka oleh Djarot Saiful Hidayat.

Dalam menanggapi aspirasi masyarakat, Sutrisno Pangaribuan langsung merespon baik. “Tolong siapkan fotocopy KK dan KTP, saya akan urus agar bapak-bapak semua dapat BPJS gratis subsidi dari pemerintah. Kiranya itu nantinya dapat membantu. Tolong sampaikan juga kepada keluarga dan abang beca lain yang secara ekonomi belum mampu agar melengkapi syarat-syarat itu. Kita akan membantu memfasilitasi,” ujar Sutrisno kepada Mus Mulyadi dan yang lainnya.

Masih kata Sutrisno, untuk persoalan ikut bergabung ke Partai PDI Perjuangan, dirinya sangat mengapresiasikan niat baik warga. “Terima kasih atas dukungan pada Djarot-Sihar. Rencana membuka Tournamen Badminton itu juga bagus, karena itu dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Terkait untuk bergabung di PDI Perjuangan, tolong siapkan fotocopy KTP, 2 hari lagi saya akan berikan kartu anggota PDI Perjuangan. Sedangkan untuk pertandingan Badminton tolong sampaikan permohonan usulannya kepada saya, agar kita sampaikan kepada Pak Djarot,” pungkasnya.

Sutrisno juga menjelasan sedikit profil tentang Djarot kepada pengurus JSFC dan berharap agar bekerja maksimal dan selalu mensosialisasikan calon Gubernur Sumatera Utara itu kepada masyarakat tanpa pamrih. “Kalau ingin perubahan untuk Sumatera Utara mari kita sama-sama bekerja. Sedangkan saya saja sampai detik ini belum ada berfoto dengan Pak Djarot, apalagi bersalaman dengan beliau. Namun saya yakin, bila beliau terpilih menjadi Gubernur maka saya akan lebih mudah untuk menyampaikan segala permasalahan rakyat. Jadi kita harus terus bekerja untuk mensosialisasikan Djarot – Sihar,” tukas Sutrisno. (Yensi)

Editor: Yeni S