47 Anak KPM PKH Batu Bara Lulus Kuliah Gratis di UMSU; Mukhrizal Arif, Terimakasih Pak Rektor.

Batu Bara. SSOL.Com – Sebanyak 47 orang anak Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Kab. Batu Bara dinyatakan lulus dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru program KIP Kuliah tahun 2020 di Universitas Muhammadiyah sumatera Utara, Medan.

Hal ini sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara tanggal 19 September 2020, nomor 2097/KEP/II.3-AU/UMSU/F/2020 tentang Beasiswa Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Dalam keputusan tersebut, dari 312 orang yang dinyatakan lulus seleksi, terdapat 47 orang peserta yang merupakan anak KPM PKH Kabupaten Batu Bara.

Mukhrizal Arif, M.Pd.I, Koordinator PKH Kabupaten Batu Bara saat dikonformasi membenarkan hal tersebut.

“iya benar, terdapat 47 peserta PKH yang dinyatakan lolos dalam seleksi KIP Kuliah di UMSU, yakni 35 orang di Prodi Kesejahteraan Sosial, sementara sisanya menyebar di beberapa prodi lainnya, seperti manajemen, pendidikan, tekhnologi informasi, dll”

Atas hasil seleksi tersebut, Arif mengucapkan terimakasih kepada Rektor UMSU, Bapak Dr. Agussani, M.AP., yang telah memberikan kesempatan kepada warga tidak mampu penerima PKH di Batu Bara untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi di UMSU, yang merupakan salah satu universitas terbaik di Sumatera Utara.

Arif menjelaskan, ketika mendapat informasi terkait Program Indonesia Pintar Kuliah dilaman Instagram UMSU, ia segera memperjelas informasi tersebut dengan berkoordinasi kepada salah satu dosen di UMSU

“begitu dapat info, saya kejar ke Medan, ketemu dengan Dr. M.Arifin, M.Pd untuk memperjelas informasi mengenai tahapan pendaftaran, persyaratan dan kelengkapan berkas yang harus disiapkan untuk KIP Kuliah”.

Selanjutnya ia berkoordinasi kepada Bupati melalui Kadis Sosial untuk kemudian menginstruksikan Pendamping menjaring anak KPM PKH agar didaftarkan secara online.

Ditambahkan Arif, untuk memperjelas peluang lolos dalam seleksi, ia meminta SDM PKH mendampingi setiap tahapan, mulai dari penyiapan kelengkapan berkas, pendaftaran di web UMSU dan Kemendikbud, termasuk penanganan atas masalah-masalah yang muncul dalam setiap tahapan.

Selain hal tersebut, masih menurut Arif, anak KPM yang berminat untuk diusulkan dalam Program KIP Kuliah di UMSU juga disarankan agar memilih program studi Kesejahteraan Sosial. Hal ini diyakini akan memperkuat peran pekerja sosial kedepannya.

“Kepada anak KPM, selain pendampingan disetiap tahapan, kita juga rekomendasikan prodi kessos. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat peran kesos dimasa mendatang. Hari ini mereka penerima bansos, lalu diberikan berbagai pelajaran dan teori tentang kesos, tentu saja perpaduan pengalaman hidup dan teori ini diharapkan memperkuat peranan mereka kedepannya saat bertugas sebagai pekerja sosial, khususnya dalan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di Batu Bara”, tutup Arif yang juga merupakan alumni UMSU.

Ramadhan Fajrin