Selalu Diteror Preman, Petugas Medis Jaga Malam di  IGD RSUD Padangsidimpuan Tidak Berani Bertugas

Padangsidimpuan. SSOL.com- Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) merupakan pasilitas pemerintah yang seyogianya selalu aktif 24 jam, serta hari hari besar, mengingat pelayanan kesehatan di RSUD tersebut sangat di butuhkan oleh halayak banyak.
Akibat ulah seorang pria berinisial MP alias tua, yang tanpa kenal waktu tiba-tiba datang berbuat onar, melakukan perusakan di RSUD Padangsidimpuan, tenaga kesehatan yang piket malam takut untuk masuk kerja, kerap di ancam pakai senjata tajam ( jenis parang ) entah apa motif pelaku melakukan aksi nya tersebut.
Saat di konfirmasi Plt. Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis menyampaikan bahwa, “Benar, malam ini ada warga membawa jenazah korban hanyut ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetapi tidak ada tenaga kesehatan di sana. Ini karena mereka takut si MP alias tua datang tiba-tiba,” ujar Plt. Direktur RSUD Padngsidimpuan Sopian Subri, Senin (24/8) pukul 00:30.
Dalam kesempatannya, Kepada keluarga yang datang untuk memeriksakan jenazah almarhum, Plt. Direktur RSUD Padangsidimpuan memohon maaf. Kondisi RSUD saat ini sedang tidak kondusif akibat ulah si Tua, yang sering tiba-tiba sudah berada di dalam rumah sakit.
Hal tersebut sudah dilaporkan ke Satpol PP dan bahkan pihak berwajib, namun MP alias Tua tetap bebas berkeliaran di sekitaran rumah sakit dan melakukan perusakan. Terakhir kali atau sekitar dua hari yang lalu ia merusak pagar ruang isolasi Covid-19, yang berada tidak jauh dari RSUD Kota Padangsidimpuan.
Malam sebelumnya, MP alias Tua, tiba-tiba sudah berada di lantai empat gedung RSUD. Dia buka pakaiannya dan berteriak-teriak, sehingga membuat perawat wanita yang piket malam dan menjaga pasien ketakutan hingga lari ke luar.
Keesokan harinya, MP alias Tua, tiba-tiba berada di ruang kantor IGD mengacak-acak seluruh berkas yang ada di lemari dan laci meja kerja dokter. Sebelum mengobrak-abrik berkas, dia terlibat pertengkaran dengan penjual sate di depan RSUD dan melemparnya dengan pisau.
Siang harinya, anggota Satpol PP dan Polres Padangsidimpuan datang mengamankan MP alias Tua, Namun sore menjelang malam, dia sudah berada di sekitar RSUD dan kemudian merusak pagar ruang isolasi Covid-19 dengan parang.
“Beberapa hari sebelum itu, si MP alias Tua juga melempari gedung kantor RSUD hingga kaca jendela pecah berserakan. Bahkan membacok pintu ruangan direktur dengan menggunakan parang,” ujar Sopian S Lubis.
Mengenai kosongnya tenaga medis/ kesehatan, khususnya pada malam hari, Sopian berjanji akan melakukan langkah perbaikan. Sehingga pegawai, tenaga kesehatan dan karyawan RSUD dapat bekerja dengan nyaman aman seperti sedia kala.
Pada kesempatannya, “Mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang sedang berobat di RSUD, terkhusus kepada keluarga almarhum yang tidak dapat dirawat di IGD,. Kami akan segera perbaiki kejanggalan ini dan Insya Allah dalam waktu yang sesegara mungkin kondisi di RSUD akan kembali normal,” tutur Plt. Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan Sopian S Lubis saat di konfirmasi Senin ( 24 / 08 / 2020 ) dini hari, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. ( MG )

Comments

comments