Saat Paparan, Kapolres Samosir Imbau Warga Agar  Selalu Waspada,

Pangururan, SSOL-Kapolres Samosir AKBP M Saleh mengimbau warga Samosir agar lebih waspada dan selalu menginterogasi para pekerja yang akan bekerja di tempatnya dan bagi para pengendara agar membuat kunci cadangan kenderaannya.

Imbauan ini disampaikan Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor saat temu pers kasus pencurian dengan pemberatan, Selasa (8/10) sore di Mapolres Samosir, Pangururan.

Dalam keterangan persnya, Kapolres menjelaskan bahwa “Aksi pencurian terjadi  dari gudang milik Suwandi dengan modus mencongkel meja lalu mengambil uang yang ada di meja tersebut, nilainya sebesar Rp 13 juta. Barang bukti yang disita berupa 2 buah hp, obeng untuk mencongkel dan jaket. Tersangka dikenai pasal 363 dengan ancaman hukuman 9 tahun dan ketika ditangkap melawan petugas”,  ujar Kapolres.

Selanjutnya Kapolres menerangkan untuk Kasus ll pencurian dengan pemberatan yang dilalukan Tersangka  di kediaman M Sitinjak, Rabu lalu sekitar pukul 00.01 menit. Dari rumah korban dibawa lari sepeda motor Kawasaki, hp dengan kerugian mencapai Rp 32 jt.

Kronologis kejadian saat tersangka baru mulai kerja 2 hari, dan  membawa lari sepeda motor milik  M.Sitinjak, Barang bukti hingga saat ini masih dicari, bagi para tersangka  diminta untuk menyerahkan diri, jumlah tersangka  sebanyak 5 orang yang masih buron. “Terancam hukuman 9 tahun,” ujar Kapolres sembari menambahkan bisa bertambah ancamannya jika mereka berkomplot.

Tersangka lain yang masih dicari MSF, 23 thn, penduduk Medan Labuhan, M, 26 thn warga Batam, MS 25 thn penduduk Belawan, SU 20 thn penduduk Belawan dan OP, 26 thn, warga Medan Sunggal. Mulanya mereka dibawa ke Samosir untuk bekerja, demikian penjelasan Kapolres AKBP M. Saleh kepada awak media.

Efendy Naibaho

Comments

comments