PLSMM Nilai Kinerja TSO Kian Memburuk

PALAS | Peneliti Lingkaran Survey Masyarakat Madani (PLSMM) menilai kerja pasangan TSO – Zarmawi kian memburuk.

Bukan tidak mungkin masyarakat Padang Lawas beralih pilihan. Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang akan digelar pada 27 Juni 2018, aroma persaingan terasa semakin panas dan menarik.

Hal ini dibuktikan dalam pemaparan harsil survey yang digelar untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pasangan petahana ini. Ketua PLSMM, Irman menyampaikan fakta bahwa mayoritas masyarakat Padang Lawas sebesar 78 persen menyatakan tidak puas dengan kinerja TSO-Zarnawi.

“Hasil survey menunjukkan penurunan sebanyak 8 persen dari kepuasan terhadap kinerja petahana pada survei September 2017. Sementara itu, yang merasa puas hanya mencapai 18 persen sedangkan sisanya sebesar 4 persen tidak memberikan tanggapan,” bebernya kemarin di Hotel Le Polonia Medan.

Irman menuturkan, ketidak kepuasan masyarakat diukur dari beberapa indikator, yaitu kondisi Rumah Sakit dan Puskesmas yakni sebesar 82 persen menyatakan tidak puas. Sebanyak 89 persen responden menyatakan tidak puas dengan pelayanan di kecamatan dan kelurahan.

Kemudian sebanyak 96 persen masyarakat menilai jaringan listrik di Padang Lawas sangat buruk. Kemudian sebanyak 97 persen mengaku sangat tidak puas dengan kondisi jalan dan jembatan di Padang Lawas.

Kondisi pelaksanaan pemerintahan di Padang Lawas juga dinilai sangat buruk oleh 92 persen responden, 5 persen responden menyatakan baik, dan 3 persen responden menyatakan sedang sementara sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.

Berdasarkan fakta ini, Irman melanjutkan akan sangat sulit bagi petahana untuk meyakinkan publik agar memilih mereka kembali pada pilkada 27 Juni 2018. “Peluang petahana untuk unggul kembali tetap terbuka, namun dalam beberapa pilkada biasanya petahana harus memiliki tingkat kepuasan kinerja diatas 60 persen agar terpilih kembali” pungkasnya.

Survei Lokal Secara scientific untuk mengetahui arah suara pemilih Kabupaten Padang Lawas di Pilkada 2018 ini dilakukan melalui tatap muka di dua belas kecamatan di Padang Lawas. Survey dimulai dari tanggal 20 – 26 Desember 2017.

Besaran sampel sebanyak 1500 responden yang dipilih melalui metode multistage random sampling dengan margin of error plus minus 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk diketahui, Pilkada Palas yang akan digelar pada 27 Juni 2018, hampir dipastikan akan diikuti oleh tiga (tiga) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Betapa tidak, hingga pendaftaran pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Lawas, hanya 3 pasangan yang resmi terdaftar.

Ketiga pasangan calon tersebut adalah pasangan Pahae Barumun-Pahulu Sosa, Rahmad Pardamean Hasibuan-Syahrul Efendi Hasibuan, yang mendaftarkan diri lewat jalur perseorangan. Kemudian pasangan petahana Ali Sutan Harahap (TSO) -Ahmad Zarnawi Pasaribu (AZP), yang didukung oleh hampir seluruh partai politik minus PKS dan Demokrat.

Pasangan petahana ini diusung oleh 10 partai politik dengan total 24 kursi. Partai tersebut adalah Partai Golkar (5 kursi), PAN (2 kursi), Hanura (4 kursi), PKB (4 kursi), PPP (3 kursi), Gerindra (2 kursi), PKPI (1 kursi), PBB (1 kursi), NasDem (1 kursi), dan PDIP (1 kursi).

Pasangan terakhir adalah pasangan Tondi Roni Tua Sikumbang-Syarifuddin Hasibuan yang diusung oleh Partai Demokrat (4 kursi) dan PKS (2 kursi). (***)

Editor: Yeni Sitorus

Comments

comments